Mendikti Saintek Brian Yuliarto Melantik Rektor Unsoed dan Unsil

Mendikti Saintek, Brian Yuliarto memimpin pengambilan sumpah jabatan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)  Purwokerto dan Rektor Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya periode 2026–2030 di Jakarta, Selasa 19 Mei 2026.
Mendikti Saintek, Brian Yuliarto memimpin pengambilan sumpah jabatan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)  Purwokerto dan Rektor Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya periode 2026–2030 di Jakarta, Selasa 19 Mei 2026.

TABLOIDELEMEN.com – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Brian Yuliarto memimpin pengambilan sumpah jabatan sejumlah pemimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jakarta, Selasa 19 Mei 2026.

Melalui prosesi khidmat di Grha Dikti Saintek tersebut, Akhmad Sodiq resmi memegang kembali tongkat kepemimpinan sebagai Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)  Purwokerto periode 2026–2030.

Selain itu, menteri turut mengukuhkan Aripin sebagai Rektor Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya  masa jabatan yang sama.

Tanggung jawab baru ini membawa harapan besar bagi kemajuan dunia pendidikan.

Menurut Brian, momentum ini bukan sekadar proses administrative.

Bacaan Lainnya
Milo

Melainkan sebuah amanah besar guna membawa institusi pendidikan tinggi semakin relatif, relevan, adaptif, serta berdampak nyata.

Kampus wajib memposisikan diri sebagai pusat inovasi sekaligus ruang lahirnya solusi atas persoalan bangsa menghadapi disrupsi teknologi serta dinamika geopolitik global.

“Saya berharap para pejabat terlantik hari ini mampu menghadirkan tata kelola yang agile, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak,” katanya

Karena menurutnya, pada masa kini, pemimpin dan pejabat administrasi tidak hanya harus mampu menjalankan fungsi birokrasi.

“Tetapi juga harus mampu membaca perubahan, membangun jejaring kolaborasi, serta menciptakan budaya kerja yang inovatif dan adaptif,” tegas Brian.

Selaras dengan hal tersebut, kementerian terus mendorong semangat “Diktisaintek Berdampak”.

Melalui visi ini, capaian perguruan tinggi harus melampaui sekat akademik demi memberi kontribusi riil bagi masyarakat, sektor industri, serta pembangunan daerah.

Pos terkait

Milo