TABLOIDELEMEN.com – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto resmi membuka Program Studi (Prodi) Teknik Pertambangan jenjang sarjana (S-1).
Pembukaan Program Studi ini menyusul terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 373/B/O/2026.
Prodi yang bernaung pada Fakultas Teknik tersebut menjadi pionir di Jawa Tengah guna menjawab kebutuhan tenaga insinyur pertambangan nasional.
Pada tahun akademik 2026/2027, Unsoed menetapkan kuota penerimaan sebanyak 50 mahasiswa baru melalui jalur seleksi mandiri.
Lulusan prodi ini memiliki peluang karier luas pada berbagai wilayah pertambangan Indonesia dengan prospek pendapatan kompetitif.
Dekan Fakultas Teknik Unsoed, Prof. Dr. Eng. Ir. Agus Maryoto, S.T., M.T., menegaskan pentingnya pembukaan prodi tersebut.
“Ini upaya memperluas akses pendidikan sekaligus memenuhi kebutuhan insinyur pertambangan dalam negeri,” katanya.
Agus menambahkan bahwa sektor pertambangan memerlukan tenaga profesional secara mendesak untuk mengelola emas, batu bara, hingga minyak.
“Pengelolaan sumber daya harus dilakukan secara mandiri agar memberi kontribusi maksimal bagi negara,” ucapnya.
Ia menambahkan, untuk mendukung kualitas pengajaran, Unsoed menyiapkan tenaga pendidik ahli serta fasilitas laboratorium terintegrasi dari Teknik Geologi, Industri, dan Mesin.
Kehadiran prodi baru ini memperkuat posisi Unsoed dalam menghasilkan ahli pertambangan yang mampu mengelola kekayaan alam secara mandiri dan profesional.
“Kami merencanakan pembangunan gedung laboratorium terpadu setinggi tujuh lantai,” katanya.

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















