UMP dan Ponpes Modern Muhammadiyah Boarding School Wanayasa Jalin Kerja Sama Pendidikan Internasional

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) bersama Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Wanayasa, Banjarnegara
Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) bersama Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Wanayasa, Banjarnegara

Jalin Kerja Sama Pendidikan Internasional

Dr. Darojat menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut bertujuan mendukung implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi.

 Selain itu, langkah ini memperkuat ekosistem pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan global.

“Melalui MoA ini, kedua lembaga berkomitmen mengembangkan berbagai program strategis,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa pesantren memiliki posisi penting dalam membentuk generasi Islam yang unggul secara intelektual, spiritual, dan sosial.

Bacaan Lainnya
Milo

“Sinergi antara perguruan tinggi dan pesantren harus berjalan kuat agar melahirkan inovasi pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan zaman namun tetap berakar pada Al-Qur’an dan As-Sunnah,” katanya.

Direktur PPM MBS Wanayasa, Wahyudin mengatakan, selain seremonial kerja sama, para santri mengikuti sesi Sharing and Motivation bersama mahasiswa internasional MPAI UMP, Samar T. M. Alhaj dari Palestina, serta Ahmed Fawzi Mohamed Ahmed Ibrahim asal Sudan.

Para mahasiswa asing tersebut membagikan pengalaman tentang pendidikan, budaya, perjuangan belajar di Indonesia, serta pentingnya persaudaraan Islam lintas bangsa.

Kehadiran mahasiswa internasional ini memberikan pengalaman berharga bagi para santri MBS Wanayasa.

“Para peserta tidak hanya memperoleh motivasi belajar, tetapi juga wawasan global mengenai kondisi dunia Islam dan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dalam membangun peradaban,” ungkapnya

Wahyudin menilai, kolaborasi ini sejalan dengan visi UMP guna menjadi universitas unggul, modern, dan berdaya saing internasional.

“Dengan menghadirkan mahasiswa internasional dari Palestina dan Sudan dalam forum pesantren, UMP menunjukkan bahwa pendidikan Islam mampu menjadi jembatan persatuan umat dan ruang dialog peradaban dunia,” tegasnya.

 

Pos terkait

Milo