TABLOIDELEMEN.com – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) akan melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan mengusung beragam program kerja spesifik.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMP, Sri Wahyuni menyatakan, peserta KKN di Desa Langgar, Kecamatan Kejobong, bakal memberikan penyuluhan teknik penyambungan tanaman lada demi mengatasi masalah busuk akar.
Langkah ini bertujuan meningkatkan produktivitas hasil tani serta mendongkrak pendapatan warga.
“Kami berharap mahasiswa hadir sebagai mitra belajar bagi masyarakat. Kita perlu lebih banyak mendengar daripada berbicara, memahami lebih dahulu sebelum menawarkan solusi, serta menghargai kearifan lokal yang telah tumbuh dan berkembang di desa-desa,” tuturnya.
Inisiatif serupa berjalan di Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan. Para peserta merancang pengelolaan sampah berbasis pemilahan.
Sampah plastik bakal terpilah untuk daur ulang atau penjualan, sampah organik terolah menjadi pupuk cair guna menyuburkan tanaman singkong serta kencur
Sedangkan limbah kertas bertransformasi menjadi kerajinan bernilai ekonomi seperti gantungan kunci.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi sarana belajar bagi mahasiswa sekaligus memberi kemanfaatan berkelanjutan bagi warga.
“Kolaborasi yang terbangun selama pelaksanaan KKN diharapkan mampu memperkuat potensi desa dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.
Sri Wahyuni menegaskan bahwa keberhasilan KKN berpatokan pada perubahan nyata bagi warga, bukan sekadar jumlah kegiatan.
Keberhasilan program tampak saat warga memperoleh pengetahuan baru, UMKM berkembang, serta tata kelola administrasi desa makin rapi.
“Demikian juga potensi wisata lebih dikenal, literasi digital meningkat, hingga lingkungan menjadi lebih bersih,” katanya.
330 Mahasiswa KKN UMP ini akan siap mendampingi warga 32 desa dan satu kelurahan di Kabupaten Purbalingga dan berlangsung sejak 24 Juli hingga 25 Agustus 2026.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita



















