TABLOIDELEMEN.com – Anggota Komisi XIII DPR RI H Rofik Hananto bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyelenggarakan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila 2026.
Acara yang berlangsung di Erhanesia Convention Centre, Purbalingga, pada Minggu 16 Agustus 2026 ini menghadirkan ratusan pelajar SLTA se-Kabupaten Purbalingga.
Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana BPIP Dodi Setiawan meresmikan pembukaan kegiatan tersebut secara langsung.
Hadir pula Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif bersama narasumber Hermawan Prasojo dari Unsoed serta Kepala Kesbangpol Purbalingga Much Umar Faozi.
Peran Generasi Z dan Tantangan Digital
Rofik Hananto menegaskan bahwa Generasi Z memegang peran vital sebagai penerus masa depan bangsa.
Anggota DPR RI bidang reformasi regulasi dan HAM ini berharap forum ini menghasilkan aksi nyata masyarakat, bukan sebatas ajang sosialisasi.
“Mudah-mudahan acara ini menjadi langkah awal mengembalikan Pancasila sebagai jati diri bangsa Indonesia,” tuturnya.
Selanjutnya, Rofik mendorong anak muda menjadi penggerak budaya gotong royong serta membentengi pribadi dari provokasi kabar burung di media sosial.
Ia berharap generasi muda menjadi motor penerapan nilai-nilai Pancasila di tengah-tengah masyarakat.
“Dan tentunya tidak mudah terprovokasi informasi yang belum tentu kebenarannya yang mengganggu persatuan dan kesatuan,” katanya.
Sejalan dengan hal tersebut, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengingatkan pelajar agar tidak sekadar menghafal Pancasila.
Pengamalan ideologi ini makin krusial untuk membendung dampak negatif arus modernisasi serta pesatnya teknologi informasi.
“Pancasila sangat penting sebagai ideologi dan pedoman sehari-hari. Sehingga Pancasila tidak hanya menghafalkan saja. Tetapi betul-betul perlu menjadi pedoman oleh generasi muda sebagai generasi penerus,” pintanya.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita














