Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto Latih Warga Purbadana Budidaya Hidroponik

Tim PPK Ormawa BEM Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP menggelar pelatihan budidaya hidroponik bersama warga Desa Purbadana
Tim PPK Ormawa BEM Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP menggelar pelatihan budidaya hidroponik bersama warga Desa Purbadana

TABLOIDELEMEN.com – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BEM Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP menggelar pelatihan budidaya hidroponik bersama warga Desa Purbadana, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas.

Pelaksanaan agenda tersebut bertujuan utama mendorong kemandirian masyarakat pedesaan melalui penerapan teknologi pertanian modern secara efisien.

Ketua Tim PPK Ormawa BEM FPP Ivanalian Seila Tama menjelaskan agenda penting ini menghadirkan perwakilan Badan Penyuluhan Pertanian (BPP).

Kegiatan tersebut menyasar langsung Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani, serta elemen masyarakat sekitar.

“Mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang mendampingi warga sejak awal hingga akhir sesi praktik,” katanya, Rabu 5 Agustus 2026

Bacaan Lainnya
81 Tahun RI

Ivanalian Seila Tama memaparkan pelatihan berawal lewat penyampaian pembekalan dasar-dasar sistem hidroponik.

Materi mencakup pemahaman prinsip kerja sistem tanam tanpa media tanah serta beragam faktor krusial yang mempengaruhi secara langsung pertumbuhan tanaman.

“Selain teknik budidaya, kami juga membekali pengetahuan tentang nutrisi AB Mix — mulai dari fungsi unsur hara bagi tanaman hingga cara pengelolaannya,” katanya.

Uniknya, agenda pelatihan tak sekadar berhenti pada pemaparan materi teori.

Latih Budidaya Hidroponik

Para peserta secara langsung mempraktikkan proses pembuatan nutrisi AB Mix secara mandiri, sebuah penguasaan keterampilan penting agar kelompok tani setempat tak lagi bergantung pada pasokan nutrisi luar kawasan.

Para warga lantas mempraktikkan penyemaian benih serta pindah tanam menuju instalasi hidroponik.

Seluruh tahapan berjalan melalui bimbingan intensif tim mahasiswa guna memastikan seluruh teknik pengolahan benar-benar terkuasai, bukan sekadar pemahaman secara teori.

Sementara itu, Dosen Pendamping, Oetami Dwi Hajoeningtijas menyampaikan kolaborasi lintas sektor antara mahasiswa, BPP, Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani, serta masyarakat menjadi bukti nyata sinergi kampus dan desa.

Upaya bersama ini memicu akselerasi kemandirian pertanian modern secara optimal.

Kegiatan tersebut menjadi bagian integral dari penerapan program unggulan SI-PINTAR: Revitalisasi Smart Farming Hidroponik Berbasis IoT dan Energi Surya Guna Efisiensi Produksi serta Hilirisasi Komoditas Sayuran pada Desa Purbadana.

Melalui keberlanjutan program ini, tim mahasiswa berharap sanggup menumbuhkan pengetahuan sekaligus mengasah keterampilan praktis warga Purbadana.

Kemandirian mengelola pertanian hidroponik secara produktif merupakan target utama keberlanjutan masa depan.

“Saya berharap dengan adanya kerjasama yang baik ini. Program PPK Ormawa ini dapat bermanfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Pos terkait

Milo