Puan Maharani Soroti Produktivitas Pelayanan Publik Saat ASN WFH Jumat

Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani

Modernisasi Birokrasi Melalui Kinerja Terukur

Kepercayaan publik akan tumbuh melalui konsistensi ritme kerja negara, bukan sekadar perubahan regulasi di atas kertas.

Puan menilai WFH ASN berpotensi memodernisasi birokrasi jika mampu menggeser orientasi dari kehadiran fisik menuju pencapaian kinerja yang terukur.

Fleksibilitas kerja tidak boleh menciptakan kesan bahwa ruang kerja negara menjauh dari jangkauan rakyat.

Keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada kemampuan setiap instansi dalam mencegah perlambatan layanan.

Unit-unit kerja yang bersentuhan langsung dengan administrasi warga setiap hari harus tetap beroperasi secara optimal.

Bacaan Lainnya
AirAsia

Modernisasi birokrasi seharusnya menjadikan sistem lebih tangguh dalam menjaga hasil kerja tetap konsisten di berbagai kondisi.

Puan juga menggarisbawahi pentingnya standar implementasi dan pengawasan efektif selama masa WFH.

Keluwesan sistem bekerja harus berjalan beriringan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi dari setiap aparatur.

Tanpa pengawasan ketat, niat baik untuk menciptakan birokrasi adaptif justru berisiko memunculkan dampak sampingan yang negatif.

Pemerintah perlu melakukan evaluasi berkala dengan indikator yang jelas guna mengukur efektivitas model kerja mingguan ini.

Kebijakan administratif semacam ini memerlukan data nyata agar tidak berjalan tanpa arah.

langkah efisiensi serupa melalui optimalisasi penggunaan sumber daya internal di lingkungan parlemen,” katanya.

Ia menegaskan, langkah efisiensi di DPR mencakup pengaturan ketat penggunaan listrik, pendingin ruangan, lift, hingga air tanpa mengurangi performa kinerja anggota dewan.

Aliran listrik harus padam maksimal pukul 18.00 WIB, sementara operasional AC dan eskalator memiliki durasi waktu yang tetap.

Pengaturan konsumsi BBM bagi perangkat pendukung juga mendapat pengawasan yang lebih efisien.

Pos terkait

Milo