TABLOIDELEMEN.com– Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki mental kuat dan pantang menyerah.
Menghadapi era keterbukaan serta reformasi birokrasi, para pegawai harus menjauhkan sikap cengeng dalam menjalankan tugas.
“Kami minta ASN tidak boleh cengeng. Seperti yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah, ASN itu adalah petarung,” tegas Dimas saat menutup Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III Angkatan I Tahun 2026 di Pendapa Dipokusumo, Kamis 30 April 2026
Selain ketangguhan mental, ia mengingatkan para peserta agar senantiasa menjaga integritas serta nama baik institusi.
Sebagai abdi negara, ASN mengemban tanggung jawab untuk menjadi teladan sekaligus pelayan masyarakat yang berdedikasi tinggi.
“Sebagai pelayan masyarakat, ASN harus mampu mengabdi dengan baik dan menjadi contoh yang baik di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Kepada 39 peserta, Wakil Bupati menekankan bahwa kelulusan latsar merupakan fondasi pembentukan karakter.
“Kelulusan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” tambahnya.
Selaras dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis BPSDMD Jawa Tengah, Hilman Sahrizal, mendorong para pegawai mengisi kapasitas diri menghadapi era disrupsi.
Ia menyarankan pemanfaatan teknologi dan media sosial guna mewujudkan transparansi kinerja pemerintah.
Oleh karena itu para pegawai menunjukkan kinerja nyata demi menjaga martabat profesi.
Para CPNS harus aktif memanfaatkan teknologi dan media sosial sebagai sarana transparansi kinerja pemerintah.
Serta membangun citra positif ASN di tengah masyarakat.
“ASN jangan hanya menjadi status, tetapi harus menjadi kebanggaan dengan menunjukkan kinerja nyata,” tegasnya.

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















