TABLOIDELEMEN.com- Kementerian Keuangan tengah merancang langkah besar untuk memperkuat permodalan rakyat.
Melalui kajian mendalam, pemerintah berencana mengubah struktur PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjadi institusi perbankan yang fokus melayani pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Rencana ini bukan sekadar wacana, melainkan sebuah misi transformasi struktural demi efisiensi anggaran negara.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, mengonfirmasi bahwa otoritas fiskal masih mematangkan proses perubahan peran tersebut.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan telah mengantongi restu Presiden Prabowo Subianto untuk menarik PNM dari naungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk maupun Badan Pengelola Investasi Danantara.
Purbaya memproyeksikan PNM akan beroperasi sebagai Badan Layanan Umum (BLU) di bawah koordinasi Kemenkeu.
Strategi ini bertujuan memangkas biaya subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang selama ini mengalir ke perbankan hingga mencapai Rp40 triliun per tahun.
“Kalau KUR yang lewat bank-bank itu kan, saya bayar bunga sampai 18%. Uangnya hilang setiap tahun Rp40 triliun. Analogi saya gini, ya sudah, ini saya ambil ke tempat saya, saya jadikan bank, setiap tahun saya setor Rp40 triliun ke PNM,” kata Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI.
Melalui skema dana bergulir, anggaran tersebut tidak akan menguap begitu saja, melainkan memperkuat basis modal PNM.
Purbaya optimistis dalam lima tahun ke depan, PNM mampu menjelma menjadi bank raksasa dengan modal menembus Rp200 triliun.
“Nantinya, lembaga ini akan mengelola ekosistem terintegrasi,” katanya

Bagi saya yang juga seorang ibu rumah tangga, menulis dapat dijadikan media terapi. Berbagi cerita, mengungkapkan emosi, meredakan stres, dan melepaskan kebosanan.
Baca update artikel lainnya di Google News












