Komunitas Pencinta Alam di Purbalingga Gelar Aksi Tanam 5.000 Pohon Bersama, Pulihkan Ekosistem di Lereng Gunung Slamet Pascabanjir Bandang

Komunitas Patanjala Kabupaten Purbalingga menginisiasi aksi nyata penyelamatan lingkungan di lereng Gunung Slamet Purbalingga.
Komunitas Patanjala Kabupaten Purbalingga menginisiasi aksi nyata penyelamatan lingkungan di lereng Gunung Slamet Purbalingga.

Keselarasan Alam dan Manusia

Wujud aksi ini melalui penanaman 5.000 bibit pohon di Dusun Gunung Malang, Desa Serang, Kecamatan Karangreja bersama ribuan relawan pencinta alam, Sabtu 4 April 2026.
Wujud aksi ini melalui penanaman 5.000 bibit pohon di Dusun Gunung Malang, Desa Serang, Kecamatan Karangreja bersama ribuan relawan pencinta alam, Sabtu 4 April 2026.

Sementara, Pembina Komunitas Patanjala, Indaru Setyo Nurprojo, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor.

“Fokus utama penanaman berada di titik-titik rawan longsor guna mengembalikan fungsi hidrologis hutan,” katanya.

Menurutnya kegiatan aksi penanaman 5.000 pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan melaksanakan kegiatan ini terfokus Dusun Gunung Malang yang terdampak banjir bandang.

“Kami menanam di lereng Gunung Slamet sekitar hulu daerah aliran sungai lereng Gunung Slamet,” tutur Indaru di sela kegiatan.

“Melalui aksi ini, para aktivis mengirimkan pesan kuat bahwa pemulihan ekosistem lereng Slamet menjadi tanggung jawab kolektif yang mendesak,” imbuhnya.

Bacaan Lainnya
Milo

 

 

Pos terkait

Milo