Sambut Kepulangan Jemaah Haji Tahun 2026
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Purbalingga, Suroto, melaporkan bahwa total jemaah haji asal Purbalingga tahun 1447 H mencapai 563 orang.
Namun, terdapat satu warga Desa Kalikajar bernama Kuntjoro Soewito yang mengalami penundaan keberangkatan tahun ini.
Suroto menambahkan, dua jemaah asal Purbalingga berpulang saat beribadah
Yaitu Santosa Partowiyono (65) dari Kelurahan Penambongan, serta Sunarti Muchraji Ahmad Sarbini (73) dari Desa Panican.
“Penerimaan kembali Jemaah ini setelah sebelumnya ada acara pelepasan menuju asrama Haji Donohudan untuk berangkat ke Tanah Suci, hingga penjemputan kembali dari Donohudan ke Purbalingga,” jelas Suroto.
Guna menyokong kelancaran ibadah tersebut, Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelontorkan dana APBD sebesar Rp704.769.000.
Perwakilan jemaah, Sarifudin, menyampaikan pujian tinggi bagi Pemkab Purbalingga, Kementerian Haji, serta seluruh petugas atas pelayanan prima mereka.
Jemaah mengapresiasi fasilitas penunjang seperti jaket, armada transportasi rute Purbalingga–Donohudan, hingga bingkisan berkesan.
“Kami juga menyaksikan sendiri totalitas para petugas dalam melayani tamu-tamu Allah,” ucap Sarifudin.
Sarifudin mengajak rekan sesama jemaah menjaga kemabruran haji lewat aksi nyata yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
Baginya, haji merupakan perjalanan spiritual yang menuntut ketulusan niat, kesabaran, serta pengorbanan besar, bukan sekadar pelesir.
“Semoga kita semua menjadi haji mabrur dan mabrurah yang mampu menebarkan virus kebaikan bagi keluarga, masyarakat Purbalingga, dan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google Berita



















