TABLOIDELEMEN.com – Sebanyak 80 orang di Kabupaten Purbalingga memperoleh pekerjaan tetap pada PT Sansan Saudaratex Jaya 8 Banyumas.
Mereka merupakan peserta pelatihan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Purbalingga usai menuntaskan program pelatihan.
Upaya ini menjadi strategi pemerintah menjembatani tenaga kerja kompeten dengan kebutuhan dunia usaha.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Purbalingga, Mukodam, menyatakan program tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka akses kerja langsung lewat kemitraan strategis dengan perusahaan.
“Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mewujudkan Kepenak Ngodene. Masyarakat tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” ujar Mukodam saat pemberangkatan peserta di Pendopo Dipokusumo, Rabu 8 Juli 2026
Pemerintah terus membangun kerja sama dengan berbagai perusahaan guna menampung lulusan pelatihan.
Peserta pun menerima sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai nilai tambah.
Langkah ini terbukti efektif menekan angka pengangguran, yang mana Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Purbalingga turun dari 4,96 persen pada 2024 menjadi 4,83 persen pada 2025.
“Selain sektor garmen, pemerintah menyelenggarakan pelatihan tata rias, servis AC, pengelasan, hingga servis sepeda motor,” katanya.
Plt Kepala BLK Purbalingga, Kusworo, menambahkan bahwa sepanjang 2026, sebanyak 320 peserta mengikuti pelatihan yang bersumber dari pendanaan APBD maupun APBN.
Akbar, salah satu peserta asal Desa Kramat, menyatakan rasa syukur atas peluang kerja tersebut.
“Alhamdulillah senang sekali bisa mendapatkan pekerjaan. Mencari kerja sekarang memang tidak mudah. Jadi kesempatan ini sangat berarti. Semoga bisa bekerja dengan baik dan terus berkembang,” ungkapnya.

Bagi saya yang juga seorang ibu rumah tangga, menulis dapat dijadikan media terapi. Berbagi cerita, mengungkapkan emosi, meredakan stres, dan melepaskan kebosanan.
Baca update artikel lainnya di Google News



















