BPS Purbalingga Optimis Capaian Sensus Ekonomi Meningkat Pesat

Kepala BPS Kabupaten Purbalingga, Slamet Romelan, usai menjadi narasumber program Dinkominfo Menyapa pada LPPL Radio Gema Soedirman, Selasa 7 Juli 2026
Kepala BPS Kabupaten Purbalingga, Slamet Romelan, usai menjadi narasumber program Dinkominfo Menyapa pada LPPL Radio Gema Soedirman, Selasa 7 Juli 2026

TABLOIDELEMEN.com – Memasuki pekan keempat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, progres pendataan dari rumah ke rumah pada wilayah Kabupaten Purbalingga menyentuh angka 27,53 persen

Sedangkan kelompok usaha skala besar mencapai 36,15 persen.

Kepala BPS Kabupaten Purbalingga, Slamet Romelan, menaruh rasa optimis bahwa capaian tersebut bakal terus merangkak naik seiring tingginya kesadaran warga memberikan laporan sahih.

Informasi hasil himpunan kelak menjadi fondasi utama penyusunan kebijakan pembangunan agar lebih tepat sasaran. Berkaitan dengan hal itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mengajak segenap warga menyuguhkan laporan secara jujur tanpa rasa cemas.

“Sebab seluruh informasi akan kami jamin kerahasiaannya sesuai peraturan perundang-undangan,” tuturnya saat menjadi narasumber program Dinkominfo Menyapa pada LPPL Radio Gema Soedirman, Selasa 7 Juli 2026

Bacaan Lainnya
Milo

Slamet mengibaratkan Sensus Ekonomi selaku langkah pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi kondisi keuangan negara.

Karena dengan agenda nasional ini, pemerintah mampu memantau potret riil perekonomian, memetakan potensi sekaligus tantangan

Sehingga akhirnya memformulasikan arah pembangunan atas dasar fakta lapangan.

Setiap jawaban warga kala menerima kunjungan petugas membantu Indonesia melahirkan statistik akurat agar arah pembangunan berjalan lurus tanpa menyimpang.

“Manfaat sensus memang tidak selalu terasa secara langsung. Namun dampaknya sangat nyata,” tegasnya

Slamet mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi penipuan oleh oknum pencacah palsu.

Petugas resmi sensus dari BPS senantiasa mengenakan atribut rompi khusus, membawa tanda pengenal resmi berfitur kode respons cepat (QR Code)

Serta, mengantongi surat tugas, mengoperasikan aplikasi FASIH, serta menempelkan stiker penanda usai wawancara.

“Petugas lapangan tidak pernah meminta kata sandi bank, nomor rekening, ataupun swafoto bersama kartu identitas,” tegasnya.

Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu ragu mengikuti Sensus Ekonomi serta memberikan informasi secara benar.

“Karena data tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait

Milo