TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas mengambil langkah tegas guna memastikan integritas ekosistem pendidikan tetap terjaga dari praktik-praktik menyimpang.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan komitmen penuh untuk meniadakan segala bentuk pungutan liar (pungli) dalam dunia pendidikan.
Pernyataan ini muncul sebagai upaya menciptakan keadilan akses belajar bagi seluruh masyarakat, terutama menjelang masa penerimaan peserta didik baru tahun 2026.
Ia menekankan bahwa transparansi harus menjadi napas utama dalam setiap tahapan seleksi siswa.
Pemerintah tidak akan memberikan toleransi bagi pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan pribadi melalui prosedur formal sekolah.
“Saya tidak ingin ada transaksi atau pungutan dalam bentuk apa pun. Proses harus berjalan adil dan transparan,” tegas Sadewo Tri Lastiono

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google Berita
















