Dindikbud Purbalingga Rilis Rapor Prestasi TKA Jenjang SMP 2026

Siswa SMP di Purbalingga sedang mengoperasikan computer. Foto: tabloidelemen.com_Mahendra Yudhi Krisnha
Siswa SMP di Purbalingga sedang mengoperasikan computer. Foto: tabloidelemen.com_Mahendra Yudhi Krisnha

TABLOIDELEMEN.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga resmi merilis data Rapor Prestasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026.

Publikasi ini menyajikan gambaran komprehensif mutu pendidikan tingkat SMP melalui data dari 77 sekolah peserta.

Berdasarkan laporan tersebut, rerata nilai TKA Kabupaten Purbalingga mencapai angka 55,15.

Perincian per mata pelajaran menunjukkan nilai rerata Bahasa Indonesia sebesar 67,13.

Sementara Matematika mencatatkan angka 43,18. Dengan demikian, akumulasi nilai total kabupaten mencapai 110,31.

Bacaan Lainnya
Milo

Selanjutnya, Dindikbud Purbalingga juga mengumumkan daftar 10 SMP dengan nilai total tertinggi sebagai berikut:

  1. SMP Negeri 1 Purbalingga (136,19)
  2. SMP Istiqomah Sambas Purbalingga (135,82)
  3. SMP Santo Borromeus Purbalingga (134,32)
  4. SMP IT Harapan Ummat Purbalingga (131,50)
  5. SMP Negeri 1 Kejobong (121,05)
  6. SMP Negeri 3 Purbalingga (120,02)
  7. SMP Negeri 1 Kutasari (119,63)
  8. SMP Negeri 2 Purbalingga (119,40)
  9. SMP Negeri 1 Bobotsari (119,28)
  10. SMP Negeri 1 Kemangkon (118,74)

Terkait hasil tersebut, Dindikbud mengidentifikasi beberapa kekuatan.

Yakni capaian literasi membaca yang baik (67,13), keseimbangan literasi serta numerasi, munculnya sekolah unggul sebagai pusat praktik baik, serta sikap positif peserta didik dalam menghadapi asesmen.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih tampak, seperti perlunya peningkatan capaian Matematika, pemerataan kemampuan numerasi.

Serta upaya memperkecil kesenjangan mutu antar sekolah.

Sedangkan untuk menindaklanjuti hasil tersebut, Dindikbud merumuskan lima langkah strategis

Yakni penguatan literasi dan numerasi melalui pembelajaran lintas mata pelajaran, replikasi praktik baik dan pembinaan berbasis data.

Serta, peningkatan kompetensi guru, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan.

Dindikbud memberikan pesan penting terkait langkah ini, bahwa hasil TKA ini menjadi dasar refleksi dan perbaikan pembelajaran.

Tujuannya untuk mewujudkan peserta didik Purbalingga yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global

Semangat ini sejalan dengan slogan utama program, “Pendidikan Bermutu dan Prestasi Mendunia”.

 

 

Pos terkait

Milo