BCA Tantang Inovasi Mahasiswa Lewat Program Genera-Z Berbakti, Boleh Pilih Desa Wisata Patak Banteng Wonosobo

BCA Buka Pendaftaran Program Genera-Z
BCA Buka Pendaftaran Program Genera-Z

TABLOIDELEMEN.com –  PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali membuka peluang bagi mahasiswa seluruh Indonesia untuk menunjukkan dedikasi nyata melalui program Genera-Z Berbakti 2026.

Lokasi pengabdian tahun ini mencakup empat wilayah strategis.

Yakni Desa Wisata Patak Banteng di Wonosobo, Desa Wisata Kreatif Terong di Belitung

Lalu, Desa Wisata Situs Gunung Padang di Cianjur, serta Desa Wisata Kakaskasen Dua di Tomohon.

Setiap kelompok peserta wajib beranggotakan 10 hingga 12 mahasiswa dari lintas program studi guna memperkaya perspektif pemecahan masalah.

Bacaan Lainnya
Milo

Selain dukungan pendanaan, satu kelompok terbaik akan menerima apresiasi tambahan dengan total nilai mencapai ratusan juta rupiah beserta sertifikat penghargaan.

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan, tahapannya yaitu masa pendaftaran hingga 24 April 2026, yang berlanjut dengan pengumuman finalis pada akhir bulan tersebut.

Tahap penjurian ketat akan berlangsung pada 16–17 Mei 2026 untuk menyaring kelompok mahasiswa yang memiliki visi paling unggul.

“Fokus isu yang tersedia meliputi pariwisata berkelanjutan, pengembangan UMKM, pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga pelestarian budaya lokal di berbagai penjuru nusantara,” katanya Kamis 2 April 2026.

Program Genera-Z Berbakti

Ia mengatakan, Genera-Z Berbakti merupakan program call for proposal bagi kelompok mahasiswa yang berkomitmen menjalankan kegiatan pengabdian langsung di tengah masyarakat.

Inisiatif ini berfungsi sebagai wadah strategis bagi generasi muda yang ingin mengimplementasikan ide inovatif pada desa wisata binaan Bakti BCA.

Melalui skema kompetisi proposal, para peserta berkesempatan menjalankan kegiatan pengabdian seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau proyek sosial lainnya secara profesional.

Menurutnya, karakter mahasiswa yang kritis dan adaptif terhadap teknologi menjadi kunci utama dalam mendorong transformasi di tingkat desa.

Sebagai informasi, program ini sukses menghimpun lebih dari 250 proposal dari 98 perguruan tinggi pada edisi sebelumnya.

Pemenang terpilih nantinya akan mengikuti fase bootcamp pada awal Juli 2026 sebelum terjun langsung ke lapangan selama satu bulan penuh.

Seluruh rangkaian kegiatan akan berakhir pada pekan kedua Agustus dengan presentasi laporan akhir yang mencakup hasil nyata dari inovasi yang mahasiswa terapkan.

 

 

Pos terkait

Milo