TABLOIDELEMEN.com – Umat Islam resmi memasuki bulan Zulkaidah pada Jumat, 17 April 2026.
Momentum ini sekaligus menandai berakhirnya bulan Syawal dalam penanggalan Hijriah tahun ini.
Sebagai bulan kesebelas, Zulkaidah memegang peran strategis sebagai fase transisi bagi umat sebelum menyambut puncak ibadah haji.
Zulkaidah menyandang status sebagai salah satu dari empat bulan haram atau waktu yang Tuhan muliakan.
Posisinya sangat istimewa karena menjepit dua hari besar, yakni Idulfitri pada bulan Syawal serta Iduladha pada bulan Zulhijah.
Status tersebut membawa pesan kedamaian yang mendalam bagi seluruh umat manusia.
Secara etimologis, nama Zulkaidah berasal dari akar kata qa’ada yang bermakna duduk atau berhenti.
Istilah ini merujuk pada tradisi masyarakat Arab kuno yang menghentikan segala bentuk peperangan.
Mereka sepakat meletakkan senjata demi menghormati kesucian bulan yang tenang ini.
Dalam tinjauan fikih, Zulkaidah masuk dalam jajaran bulan-bulan haji (asyhurul hajj).
Keistimewaan ini memungkinkan calon jemaah haji mulai melaksanakan niat ihram sejak bulan ini bergulir.
Hal tersebut menempatkan Zulkaidah sebagai bagian inti dari perjalanan spiritual tahunan menuju Tanah Suci.
Imam Nawawi dalam literatur Al-Majmu’ Syarah al-Muhadzdzab memberikan penegasan mengenai urgensi waktu ini.
“Bulan-bulan haji adalah waktu di mana ihram untuk haji mulai diperbolehkan,” tulis sosok ulama besar tersebut.
Pernyataan ini memperkuat posisi Zulkaidah sebagai masa persiapan bagi para tamu Allah.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















