Persiapan Jalur Nataru, Polda Jateng Petakan Kerawanan Infrastruktur

Polda Jateng memetakan kerawanan infrastruktur jalan dan jembatan untuk memastikan kesiapan arus Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 berjalan aman serta lancar.
Polda Jateng memetakan kerawanan infrastruktur jalan dan jembatan untuk memastikan kesiapan arus Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 berjalan aman serta lancar.

TABLOIDELEMEN.COM – Polda Jawa Tengah mulai memetakan potensi kerawanan infrastruktur jalan serta jembatan guna menyambut arus libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Tim gabungan melaksanakan penelitian terpadu bersama Korlantas Polri beserta sejumlah instansi terkait di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah.

Ketua Tim Penelitian Terpadu Kombes Valentinus Asmoro memimpin langsung jalannya rapat koordinasi bersama Dirlantas Polda Jawa Tengah Kombes Muhammad Aldian serta perwakilan instansi strategis lainnya.

Bacaan Lainnya

Proses identifikasi mencakup evaluasi kelayakan fisik jalan tol, jalur arteri, kualitas permukaan aspal, kelengkapan rambu, marka jalan, lampu penerangan, hingga sistem drainase.

Tim juga memetakan titik rawan kecelakaan, potensi kemacetan lalu lintas, kawasan wisata, akses rumah ibadah, gerbang tol, serta area istirahat.

Polda Jateng Petakan Infrastruktur Hadapi Nataru 2026

Wilayah provinsi ini memegang peranan krusial sebagai jalur penghubung utama pergerakan masyarakat dan distribusi logistik barang dari arah barat menuju timur Pulau Jawa maupun sebaliknya.

Peningkatan mobilitas warga selama libur akhir tahun menuntut kesiapan infrastruktur maksimal demi menekan risiko kecelakaan lalu lintas secara optimal.

Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Muhammad Aldian menegaskan, kegiatan penelitian harus menghasilkan tindakan nyata, bukan sekadar pendataan administratif semata.

Setiap temuan lapangan memerlukan rekomendasi teknis yang jelas, skala prioritas pengerjaan, penanggung jawab spesifik, serta target waktu penyelesaian yang terukur.

“Penelitian tersebut harus menghasilkan tindakan konkret, bukan sekadar survei dan pendataan,” katanya

Ia menjelaskan, pihaknya juga mengawasi kesiapan perlengkapan jalan, skema rekayasa lalu lintas, penyiapan jalur alternatif.

Serta armada penanganan darurat, seperti mobil derek dan ambulans guna mengantisipasi segala kendala di lapangan.

Ia berharap sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik.

“Tentunya agar seluruh masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman, tertib, serta berkeselamatan di wilayah hukum Jawa Tengah, “ katanya

 

 

 

 

 

 

Pos terkait