Subuh Keliling Polres Purbalingga, Wakapolres Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Perketat Pengawasan Anak

Subuh Keliling Polres Purbalingga mengajak warga menjaga kamtibmas, memperketat pengawasan anak dari balap liar, serta mengoptimalkan layanan darurat 110.
Subuh Keliling Polres Purbalingga mengajak warga menjaga kamtibmas, memperketat pengawasan anak dari balap liar, serta mengoptimalkan layanan darurat 110.

TABLOIDELEMEN.COM – Wakapolres Purbalingga, Kompol Prijo Djatmiko mengajak warga menjaga keamanan lingkungan serta memperketat pengawasan terhadap anak-anak.

Kompol Prijo Djatmiko menyampaikan pesan penting tersebut saat menggelar program Subuh Keliling di Masjid As-Salam, Perumahan Puri Babakan, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga pada Sabtu, 7 November 2026.

Menurutnya, program ini mewujudkan kedekatan nyata antara aparat penegak hukum dan masyarakat luas.

Bacaan Lainnya

Masyarakat juga memanfaatkan layanan Call Center 110 secara gratis apabila menjumpai potensi tindak kejahatan maupun keadaan darurat di wilayah sekitar.

“Memang program ini bertujuan agar polisi lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga kami bisa hadir langsung untuk memastikan keamanan, mengetahui keluhan terkait kamtibmas. Serta memantau masalah sosial yang berkembang,” katanya.

Selain itu, Kompol Prijo Djatmiko mengingatkan pentingnya menciptakan rasa aman bagi tetangga berdasarkan ajaran agama Islam.

“Tujuannya untuk mencegah potensi gangguan ketertiban umum,” katanya.

Perketat Pengawasan Anak

Ia menyoroti perkembangan pergaulan masa kini, Kompol Prijo Djatmiko meminta para orang tua meningkatkan kepekaan terhadap aktivitas anak di luar rumah.

“Mari kita awasi anak-anak kita. Jangan dibiarkan keluar malam tanpa tujuan jelas, lalu muter-muter pakai motor yang berujung balap liar dan pakai knalpot brong. Ini jelas mengganggu ketertiban umum,” katanya.

Orang tua wajib mengontrol kelengkapan berkendara serta mewaspadai ancaman minuman keras dan narkotika.

Apabila, anak-anak yang sudah terkontaminasi obat-obatan maupun miras sarafnya akan terganggu.

“Sehingga berani menentang orang tua, guru, atau orang yang lebih tua. Ini efek yang sangat berbahaya dari narkoba,” katanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait