TABLOIDELEMEN.COM – Sebanyak 46 murid SMA Negeri 1 Bobotsari mengikuti kegiatan pelatihan menulis puisi dan cerita pendek pada Jumat, 6 November 2026.
Seluruh peserta berkumpul di aula sekolah untuk mempelajari teknik mendasar pengolahan karya sastra.
Para murid pilihan ini memiliki ketertarikan tinggi terhadap dunia literasi.
Sebagian besar peserta berasal dari ekstrakurikuler teater, klub bahasa Indonesia, serta komunitas jurnalistik sekolah.
Ketua penyelenggara Ruswati menyampaikan orientasi utama pelaksanaan program edukasi literasi tersebut.
Ia menjelaskan, pihak sekolah memfasilitasi para murid agar dapat mengekspresikan gagasan secara langsung melalui karya puisi.
Nantinya seluruh hasil tulisan peserta terkumpul untuk proses penerbitan buku antologi bersama.
“Skema pembinaan ini membuka peluang bagi pelajar memperluas wawasan kreatif serta membangun rasa percaya diri melalui media tulisan,” katanya.
Sastrawan asal Purbalingga Ryan Rachman hadir membagikan ilmu serta pengalaman kreatif kepada seluruh peserta.
Penulis karya sastra tersebut membawa panduan khusus bertajuk Menulis Puisi Sederhana dan Menulis Cerpen Sederhana.
“Kalian harus berani mengekspresikan diri melalui tulisan tanpa takut membuat kesalahan,” kata memotivasi para murid.
Pelatihan Menulis Cetak Penulis Muda
Ryan membedah anatomi puisi mulai dari pemilihan tema, penentuan diksi, perancangan imaji, penggunaan majas, penyusunan rima, hingga penanaman amanat cerita.
Serta memaparkan unsur intrinsik cerita pendek beserta teknik dasar merancang alur cerita yang memikat pembaca.
“Kami langsung menyediakan sesi praktik dengan memberikan tantangan menulis cepat menguji keberanian para murid dalam menciptakan karya literasi yang segar,” katanya.
Sosok pembimbing Ryan Rachman memiliki rekam jejak panjang dalam dunia perbukuan nasional.
Pria ini menelurkan antologi puisi Makan Malam, Belajar Menulis Sajak Cinta, Ziarah Angin, serta Sejumlah Metode Bagaimana Rindu Menerkam Jantungmu.
Penulis ini juga menerbitkan antologi cerita pendek Penjaga Subuh dan meraih penghargaan Serayu Penawara Abhiwara dari Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas pada 2023.
Saat ini, Ryan Rachman juga menjabat Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia PCNU Kabupaten Purbalingga.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita















