TABLOIDELEMEN.COM – AKP Bodia Teja Lelana resmi menduduki jabatan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Purbalingga.
AKP Bodia Teja Lelana yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Semarang. Ini menggantikan AKP Siswanto yang selanjutnya menjabat Panit 1 Unit 4 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jateng.
Proses pergantian kepemimpinan ini berlangsung melalui upacara serah terima jabatan di halaman Mapolres Purbalingga pada Senin, 2 November 2026 pagi.
Kapolres Purbalingga AKBP Hendry Susanto Sianipar memimpin langsung jalannya upacara penting tersebut.
Kepala kepolisian resor menyatakan bahwa pergeseran posisi dalam institusi kepolisian merupakan hal biasa untuk penyegaran organisasi agar roda kerja berjalan optimal.
“Jabatan dan kewenangan adalah amanah dari negara. Kepercayaan dari pimpinan yang harus dipertanggungjawabkan kepada institusi, masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Kapolres Purbalingga AKBP Hendry Susanto Sianipar.
Kapolres juga berpesan kepada pejabat anyar agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dedikasi, serta profesionalisme tinggi.
Ia berharap pengalaman kerja tersebut memberi manfaat luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Pejabat baru langsung mendapat instruksi agar cepat beradaptasi dengan dinamika lingkungan kerja setempat demi menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh warga masyarakat Kabupaten Purbalingga,” katanya.
Selain posisi Kasat Reskrim, sejumlah jabatan strategis lain mengalami rotasi pengisian personel.
Jabatan Wakapolres berpindah dari Kompol Agus Amjat Purnomo kepada Kompol Prijo Djatmiko yang sebelumnya bertugas sebagai Kabagops Polres Banjarnegara.
Posisi Kabagops beralih dari Kompol Tri Arjo Irianto kepada AKP Nur Susalit.
Perubahan juga terjadi pada posisi Kasat Lantas dari AKP Gharasa Zahra Zahira kepada AKP Ryan Mitha Pangesty.
Rangkaian acara serah terima jabatan ini meliputi pembacaan keputusan pimpinan kepolisian daerah, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara dan pakta integritas secara resmi.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita






















