TABLOIDELEMEN.COM – Pemerintah Kabupaten Pemalang menyatakan komitmen penuh untuk memfasilitasi koordinasi antara mitra pengelola program Makan Bergizi dengan Badan Gizi Nasional secara optimal.
Merangkum laman pemalangkab.go.id, Pelaksana Tugas Bupati Pemalang, Nurkholes menekankan bahwa program strategis nasional tersebut mengincar peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendongkrak roda perekonomian lokal.
Pemanfaatan hasil panen pertanian dan peternakan daerah membuka peluang luas bagi warga sekitar untuk memasok bahan baku berkualitas tinggi.
“Peluang ini sekaligus menciptakan lapangan kerja baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat setempat,” katanya.
Pihaknya mengharapkan kelancaran pelaksanaan program agar seluruh penerima manfaat merasakan pelayanan terbaik tanpa kendala berarti.
Para mitra pengelola juga memperoleh ruang luas untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan melalui dukungan penuh pemerintah daerah.
“Silakan sampaikan seluruh persoalan dan aspirasi agar dapat kami fasilitasi kepada pihak yang memiliki kewenangan,” paparnya mengajak para pengelola agar aktif berdiskusi.
Pengawasan Higiene Sanitasi Program Makan Bergizi Pemalang
Ia mengatakan, pihaknya juga meningkatkan intensitas pembinaan higiene sanitasi secara menyeluruh guna mengantisipasi segala potensi risiko kesehatan dan mencegah kasus keracunan makanan.
“Kami mematok target agar wilayah Pemalang menjelma menjadi percontohan nasional dalam hal kolaborasi lintas sector,” katanya.
Oleh karena itu lanjut Nurkholes, sinergi kuat antarinstansi memastikan standar keamanan pangan terjaga ketat di setiap dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi.
Pengawasan ketat meliputi kebersihan pengolahan, pemilihan bahan segar, hingga higienitas tenaga pengolah makanan.
Seluruh pemangku kepentingan terus merapatkan barisan demi mewujudkan standar operasional yang aman dan higienis.
Upaya terpadu ini mencerminkan keseriusan daerah dalam mengawal misi besar pemerintah pusat.
“Khususnya dalam menjamin kualitas makanan dan penerapan higiene sanitasi di setiap dapur SPPG,” pungkasnya menegaskan pentingnya standar kesehatan makanan.

Meletakkan literasi digital menjadi urgensi, sebagai upaya transformasi untuk menghasilkan talenta digital dan menjadi rujukan informasi yang ramah anak, aman tanpa konten negatif.
Baca update artikel lainnya di Google News






















