Rice Milling Unit Pakai Listrik, Pangkas Biaya Penggilingan Padi Hingga 50 persen

Program elektrifikasi RMU Purbalingga terbukti memangkas biaya operasional penggilingan padi hingga 50 persen
Program elektrifikasi RMU Purbalingga terbukti memangkas biaya operasional penggilingan padi hingga 50 persen

TABLOIDELEMEN.COM – Gapoktan Ngudirahayu Desa Jatisaba, Kabupaten Purbalingga, memperoleh manfaat besar melalui program elektrifikasi Rice Milling Unit (RMU) skala kecil karya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Mesin penggilingan padi berbasis listrik ini sanggup memotong ongkos operasional hingga 50 persen.

Pemprov Jawa Tengah menggulirkan program tersebut guna memajukan unit usaha pangan wilayah, sementara Pemkab Purbalingga mendampingi para petani secara berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pangan DPPP Purbalingga Naning Purwanti menyampaikan bahwa inovasi teknis ini menguntungkan kelompok tani.

Gapoktan Ngudirahayu menjadi salah satu penerima manfaat program ini. Dengan elektrifikasi, biaya operasional bisa ditekan hingga hampir 50 persen.

“Selain itu, kualitas beras yang dihasilkan juga lebih baik sehingga diharapkan memiliki nilai jual yang lebih tinggi” katanya.

Keunggulan Elektrifikasi RMU Purbalingga Bagi Petani

Ketua Gapoktan Ngudirahayu Tarisun menegaskan keunggulan mesin listrik yang memicu lonjakan produksi dari tiga ton menjadi enam ton gabah harian.

Menurutnya, dulu mengangkat gabah masih harus secara manual untuk masuk ke mesin penggilingan.

Sekarang lebih practical karena gabah cukup mencurahkan ke tempat penampungan dan selanjutnya diproses secara otomatis.

“Penggilingan gabah menjadi lebih cepat dan hasilnya juga lebih bagus,” katanya.

Pos terkait