Kepala Daerah Solo Raya Komitmen Kembangkan Wisata dan Ekonomi Syariah

Bupati Boyolali Agus Irawan
Bupati Boyolali Agus Irawan

TABLOIDELEMEN.com – Sejumlah kepala daerah kawasan Solo Raya menyatakan kesiapan penuh menyokong program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait pengembangan pariwisata berkelanjutan serta ekonomi syariah.

Inisiatif tersebut bertujuan menjadikan sektor pariwisata dan ekonomi syariah sebagai mesin utama penggerak ekonomi daerah pada 2027.

Bupati Boyolali Agus Irawan menyatakan komitmennya memperkuat desa wisata, UMKM, industri halal, serta destinasi berkelanjutan.

Ia menilai Solo Raya sebagai kawasan strategis yang memerlukan integrasi pembangunan.

“Boyolali siap menjadi bagian aktif dalam pengembangan kawasan ini melalui sinergi lintas wilayah dan juga lintas sektor,” ungkapnya pada acara Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Boyolali, Selasa, 2 Juni 2026.

Bacaan Lainnya
Milo

Senada dengan itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyoroti potensi wisata desanya yang kini mulai menarik minat wisatawan mancanegara.

Untuk mengoptimalkan daya tarik, Klaten merancang pengembangan geopark serta sarana olahraga penunjang sport tourism. Pemanfaatan lokasi strategis dekat akses tol, bandara, serta jalur kereta api menjadi kunci utama Klaten.

Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menargetkan 438.000 kunjungan wisatawan.

Wonogiri terus menggiatkan pencanangan kampung wisata serta pelatihan konten kreator.

“Dalam upaya mendorong pengembangan ekonomi syariah, kami juga akan menetapkan pariwisata ramah muslim serta menerbitkan 8.933 produk bersertifikat halal, juru sembelih halal, dan pembiayaan syariah sebanyak Rp144 miliar,” lanjutnya.

Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto mengajak seluruh kepala daerah menyusun Rencana Induk Pariwisata Solo Raya agar target 2027 tercapai.

Surakarta pun fokus mengoptimalkan spiritual tourism di sekitar Masjid Zayed.

“Kami sangat siap dan kami ingin mengajak seluruh kepala daerah untuk berkomitmen bersama membentuk rencana induk pariwisata Solo Raya,” tuturnya.

Dukungan serupa datang dari Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo.

Pihaknya telah menerbitkan puluhan Surat Keputusan Desa Wisata serta memberdayakan ratusan kelompok kesenian.

“Kami juga sudah punya Perda Pengembangan Pariwisata, hotel bintang lima, dan bintang tiga,” jelasnya.

 

 

Pos terkait

Milo