Ahmad Luthfi Perkuat Kolaborasi Bangun Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat guna memacu kemajuan daerah.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat guna memacu kemajuan daerah.

TABLOIDELEMEN.com- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat guna memacu kemajuan daerah.

Dalam ajang Anugerah Collaborative Award 2026 di Semarang, Jumat 20 Februari 2026 ia menyebut sinergi antara pemerintah dengan perguruan tinggi sebagai pilar utama pembangunan.

Momentum ini bertepatan dengan satu tahun masa kepemimpinan Luthfi-Yasin yang mengusung konsep pemerintahan kolaboratif.

Bacaan Lainnya

Konsep tersebut melibatkan 35 kabupaten dan kota dengan menyentuh segala aspek sosial maupun ekonomi.

Menurut Ahmad Luthfi, peran aktif 44 perguruan tinggi melalui sumbangan ide, gagasan, dan riset menjadi motor penggerak kesejahteraan warga.

Ia memandang pencapaian daerah merupakan hasil kerja kolektif, bukan prestasi perorangan.

“Gubernur bukan superman, harus menggunakan super tim dalam rangka melakukan pembangunan di wilayah kita,” tegas Ahmad Luthfi saat memberikan sambutan di Gradhika Bhakti Praja.

Capaian Ekonomi Lampaui Target

Hasil nyata dari pola kerja sama ini terlihat pada sejumlah indikator keberhasilan sepanjang tahun 2025.

Jawa Tengah sukses mengukuhkan posisi sebagai lumbung pangan nasional dengan angka produktivitas padi mencapai 9,5 juta ton.

Sektor ekonomi juga menunjukkan performa impresif melalui pertumbuhan sebesar 5,37 persen, sebuah angka yang berada atas rata-rata nasional.

“Melalui kolaborasi itu, Jawa Tengah mampu mendapatkan beberapa capaian positif selama 2025,” tambahnya.

Selain sektor pangan, realisasi investasi mencatatkan sejarah baru dengan nilai menembus Rp88,50 triliun.

Angka ini berasal dari kombinasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp50,86 triliun serta Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai Rp37,64 triliun.

Capaian investasi tersebut menjadi yang tertinggi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

Melalui data tersebut, pemerintah optimis bahwa semangat gotong royong antarlembaga akan terus membawa Jawa Tengah menuju arah yang lebih progresif.

 

 

 

Pos terkait