Hari Pertama SPMB di SMP Negeri 2 Purbalingga Lancar, Panitia Sediakan 8 Loket

Pelayanan hari pertama SPMB tahun 2026 di SMP Negeri 2 Purbalingga berjalan lancar dan tertib.
Pelayanan hari pertama SPMB tahun 2026 di SMP Negeri 2 Purbalingga berjalan lancar dan tertib.

TABLOIDELEMEN.com – Pelaksanaan hari pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dalam jaringan (daring) tahun 2026 di SMP Negeri 2 Purbalingga berjalan lancar dan tertib.

Kepala SMP Negeri 2 Purbalingga, Soderi mengatakan, SPMB tahun ini ada sedikit perbedaan dengan penyelenggaraan tahun lalu.

Namun, pihaknya sudah mengantisipasi apabila terjadi kendala lapangan dengan melaksanakan sosialisasi serta dua kali simulasi sistem secara daring jauh-jauh hari.

“Selain mengoptimalkan sarana prasarana termasuk panitia SPMB, sekolah juga telah menguji coba alur pendaftaran guna memastikan kelancaran proses,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya menyediakan  grup WhatsApp khusus bagi para calon murid baru yang minat belajar di SMP Negeri 2 Purbalingga.

Bacaan Lainnya
Milo

“Tujuannya untuk mempermudah komunikasi dan memberikan pemahaman kepada orang tua calon murid baru tentang alur dan tahapan SPMB,” katanya, Senin 22 Juni 2026.

Soderi mengimbau kepada seluruh orang tua calon murid baru agar menyiapkan berkas-berkas pendukung sebelum ke sekolah.

“Kami sudah menyiapkan  panitia untuk membantu proses verifikasi akun. Tidak perlu datang terlalu pagi. Karena waktu pelayanan mulai pukul 08.00 WIB. Pasti kami akan melayani semuanya,” katanya

Hambatan teknis berupa kelambatan jaringan internet wifi juga sempat muncul pada bagian loket akibat kepadatan sinyal.

Namun, para petugas segera mengatasi situasi tersebut secara cekatan melalui metode pencabangan jaringan atau tethering dari gawai pribadi mereka.

Panitia Sediakan 8 Loket Pelayanan

Ketua Panitia SPMB SMP Negeri 2 Purbalingga, Jais Mudin, menjelaskan bahwa panitia membuka delapan loket dengan kapasitas masing-masing 25 orang calon murid baru.

“Kami melayani 200 calon murid baru yang terbagi delapan loket layanan,” katanya.

Jais menambahkan, mengenai prosedur pendaftaran, orang tua calon murid baru sebenarnya bisa mengakses pembuatan akun secara mandiri dari rumah sejak tanggal 22 Juni 2026.

Kendati demikian, panitia tetap memberikan bantuan bagi orang tua yang mengalami kesulitan teknis.

Perbedaan mendasar dari tahun lalu terletak pada proses unggah dokumen yang kini menjadi kewenangan penuh operator sekolah.

“Tahun lalu kan proses unggah dokumen bisa sendiri. Kalau tahun ini tidak bisa,” kata Jais.

Oleh karena itu, ia mengimbau para pendaftar agar menyiapkan seluruh berkas digital dalam format PDF sebelum menuju loket.

Ia juga mengarahkan calon murid baru melalui grup komunikasi daring agar membawa dokumen lengkap seperti akta kelahiran, SKL, TKA, KIA, KIP, serta foto rumah berpenanda geografis (geotagging).

“Kami berkomitmen menyelesaikan seluruh pelayanan berkas yang masuk pada hari yang sama hingga tuntas,” katanya.

Pada periode ini, sekolah yang mengusung visi “Berbudaya, Berjaya” tersebut menetapkan kuota daya tampung total sebanyak 256 murid baru melalui empat jalur masuk.

Berdasarkan petunjuk teknis, alokasi kuota terbesar mengarah pada jalur domisili (zonasi) yaitu sebanyak 40 persen.

Selanjutnya, jalur Prestasi mendapatkan porsi alokasi sebesar 35 persen.

Menyusul jalur Afirmasi bagi keluarga kurang mampu atau rentan sosial sebesar 20 persen.

Serta jalur perpindahan tugas orang tua atau mutasi sebesar 5 persen.

Pos terkait

Milo