Dosen FEB UMP Rancang Sistem Peringatan Dini Keuangan Perguruan Tinggi, Riset Berbasis Teknologi Informasi

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FEB UMP), Erna Handayani, mengukir prestasi gemilang dalam kancah riset nasional.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FEB UMP), Erna Handayani, mengukir prestasi gemilang dalam kancah riset nasional.

TABLOIDLEMEN.com – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FEB UMP), Erna Handayani, mengukir prestasi gemilang dalam kancah riset nasional.

Ia berhasil lolos sebagai Ketua Peneliti dalam Program Riset Inovasi Produktif (RISPRO) Invitasi Berkemajuan Tahun 2025.

Program prestisius ini merupakan buah kolaborasi strategis antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dengan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah.

Dalam proyek penelitian ini, Erna Handayani mengusung tajuk “Financial Distress Prediction Model sebagai Early Warning System (EWS) Keberlanjutan Keuangan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) Berbasis ICT”.

Pemerintah melalui LPDP mengucurkan dana hibah sebesar Rp488.996.537 untuk mendukung pengembangan model prediksi risiko keuangan tersebut.

Bacaan Lainnya
Kartini 21 April 2026

Erna Handayani menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan besar dari penyedia hibah.

Ia memandang amanah ini sebagai momentum untuk menghadirkan solusi konkret bagi dunia pendidikan tinggi melalui riset yang terukur dan sistematis.

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi financial distress yang terintegrasi dalam sistem Early Warning System (EWS) berbasis teknologi informasi.

“Sistem ini harapannya menjadi instrumen strategis dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan ketahanan keuangan PTMA dalam jangka panjang,” tegas Erna

Ketua tim peneliti ini menambahkan bahwa sistem peringatan dini tersebut akan mempermudah institusi dalam mendeteksi potensi krisis keuangan secara lebih cepat.

Selain itu, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai rujukan kebijakan resmi untuk penguatan sistem monitoring dan pembinaan kampus-kampus Muhammadiyah secara nasional.

Kolaborasi Strategis Lintas Kampus

Keberhasilan riset ini tidak lepas dari peran tim multidisiplin yang melibatkan para pakar dari berbagai perguruan tinggi.

Tim tersebut beranggotakan Suryo Pratolo dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Nedi Hendri dari Universitas Muhammadiyah Metro, Sri Wahyuni dari UMP, serta Muhammad Munsarif dari Universitas Muhammadiyah Semarang.

“Kolaborasi ini memperkuat integrasi antara keilmuan keuangan, tata kelola, audit, manajemen risiko, serta pengembangan sistem berbasis artificial intelligence dan data science,” tegas Erna

Dekan FEB UMP, Naelati Tubastuvi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian besar tersebut.

Ia menilai keberhasilan meraih hibah RISPRO LPDP 2025 menjadi bukti autentik bahwa kualitas akademisi FEB UMP sanggup bersaing secara kompetitif pada level nasional.

Capaian hibah ini menunjukkan prestasi dosen FEB UMP dalam menghasilkan riset unggulan yang relevan dan solutif.

“Kami berharap penelitian ini dapat memberikan manfaat luas bagi perguruan tinggi, khususnya PTMA, dalam memperkuat sistem tata kelola dan keberlanjutan keuangan secara berkelanjutan,” tutur Naelati.

 

 

 

Pos terkait

Kartini 21 April 2026