TABLOIDELEMEN.com – Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyelenggarakan seminar bertajuk “From Research to Impact: Menulis Jurnal Bereputasi dan Mengukur Pengaruh Riset melalui Bibliometrika” pada Ruang F04 Gedung E Laboratorium Terpadu FKIP UMP.
Agenda ini mengemban misi memotivasi dosen serta mahasiswa agar memproduksi publikasi ilmiah berkelas dunia demi kemajuan ilmu pengetahuan.
Acara strategis ini menghadirkan akademisi UMP Dr. Sriyanto serta Kepala Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto Indah Wijaya Antasari sebagai pembicara utama.
Ketua Panitia, Riski Tri Wismanawati, menjelaskan bahwa forum ini menjadi komitmen nyata kampus dalam memicu gairah meneliti kalangan sivitas akademika.
Menurutnya,kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Perpustakaan UMP untuk menstimulasi dosen dan mahasiswa agar semakin termotivasi menulis artikel pada jurnal bereputasi.
“Tidak hanya menghasilkan penelitian yang berkualitas, tetapi juga penelitian yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat melalui pemanfaatan bibliometrika sebagai salah satu pendekatan dalam pengembangan riset,” jelas Riski.
Riski menambahkan, sejumlah mahasiswa internasional turut meramaikan ruang seminar hingga akhir acara sebagai bukti tingginya antusiasme peserta.
Terkait teknis penulisan, Dr. Sriyanto mengingatkan para peneliti agar jeli membaca sudut pandang pengelola jurnal global.
“Karena itu, penulis perlu memahami cara berpikir editor dan reviewer, mulai dari aspek kebaruan, kontribusi ilmiah, kesesuaian dengan ruang lingkup jurnal, hingga metodologi penelitian yang kuat,” ungkap Sriyanto.
Selaras dengan itu, Indah Wijaya Antasari mengupas tuntas manfaat metode bibliometrik modern berbasis perangkat lunak VOSviewer dan Biblioshiny dalam memetakan tren riset dunia.
“Bibliometrika tidak hanya membantu peneliti melihat perkembangan suatu topik penelitian. Tetapi juga menjadi dasar dalam menyusun strategi riset yang lebih terarah, berbasis data, dan memiliki peluang publikasi yang lebih baik,” ujarnya.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita





















