Bawaslu Purbalingga Gandeng SMA Negeri 2 Purbalingga Bangun Pendidikan Pengawasan Partisipatif

Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Misrad dan Kepala SMA Negeri 2 Purbalingga, Nur Samsudin usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) serta Memorandum of Agreement (MoA) mengenai pengembangan Pendidikan Pengawasan Partisipatif, Selasa 9 Juni 2026.
Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Misrad dan Kepala SMA Negeri 2 Purbalingga, Nur Samsudin usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) serta Memorandum of Agreement (MoA) mengenai pengembangan Pendidikan Pengawasan Partisipatif, Selasa 9 Juni 2026.

TABLOIDELEMEN.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga resmi menjalin kerja sama dengan SMA Negeri 2 Purbalingga.

Sinergi ini terjalin dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) serta Memorandum of Agreement (MoA) mengenai pengembangan Pendidikan Pengawasan Partisipatif, Selasa 9 Juni 2026.

Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Misrad, menjelaskan, melalui program ini, Bawaslu  Kabupaten Purbalingga membawa misi besar untuk mengedukasi kepemiluan dan demokrasi, khususnya bagi para siswa sebagai calon pemilih pemula.

Bawaslu memandang pentingnya pembekalan pengawasan partisipatif agar para siswa mampu mengawal pesta demokrasi secara aktif demi mencegah pelanggaran.

“Harapannya, siswa akan memahami pemilu secara komprehensif sehingga mereka kelak akan menjadi pemilih yang rasional,” tutur Misrad.

Bacaan Lainnya
Milo

Sementara, Kepala SMA Negeri 2 Purbalingga, Nur Samsudin, yang mengapresiasi inisiasi tersebut demi membentuk karakter positif anak didik.

Pihaknya menyambut baik maksud dan tujuan dari Bawaslu ini guna melahirkan generasi muda yang melek politik.

“Kami mengaminkan agar para siswa, melalui pemahaman demokrasi yang benar, kelak akan tumbuh menjadi warga negara yang baik, taat hukum, dan bertanggung jawab,” kata Samsudin.

Ia mengatakan, SMA Negeri 2 Purbalingga siap memfasilitasi program edukasi politik sehat di lingkungan sekolah.

Serta menempatkan lembaga tersebut sebagai pelopor pengawasan pemilu tingkat sekolah.

“Sekaligus menjadi pelopor sekolah peduli pengawasan pemilu di Kabupaten Purbalingga,” tegas Samsudin.

 

 

 

Pos terkait

Milo