Bawaslu Purbalingga Edukasi Siswa SMA Negeri 2 Purbalingga, Kawal Demokrasi Bersih

Anggota Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Wawan Eko Mujito, memaparkan materi sosialisasi pengawasan partisipatif kepada ratusan siswa di SMA Negeri 2 Purbalingga, Kamis 9 April 2026.
Anggota Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Wawan Eko Mujito, memaparkan materi sosialisasi pengawasan partisipatif kepada ratusan siswa di SMA Negeri 2 Purbalingga, Kamis 9 April 2026.

TABLOIDELEMEN.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purbalingga memperkuat penetrasi edukasi demokrasi menyasar kalangan pemilih pemula.

Anggota Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Wawan Eko Mujito, turun langsung memaparkan materi sosialisasi pengawasan partisipatif kepada ratusan siswa di SMA Negeri 2 Purbalingga, Kamis 9 April 2026.

Langkah strategis ini menjadi tindak lanjut konkret atas surat permohonan sosialisasi nomor 3/PM.03.02/K.JT-20/01/2026 yang Bawaslu layangkan pada 20 Januari lalu.

Inisiatif tersebut bertujuan membekali generasi Z dengan pemahaman politik yang komprehensif sebelum mereka menyalurkan hak suara pertama kali.

Kepala SMA Negeri 2 Purbalingga, Nur Samsudin, menyambut positif agenda ini melalui surat balasan resmi bernomor 400.3.12.1/221/2026.

Bacaan Lainnya
Promo Cleo 1 Liter

Pihak sekolah memberikan dukungan penuh dengan memfasilitasi sarana dan prasarana guna memastikan transfer pengetahuan berjalan optimal bagi para murid.

Acara yang berpusat di aula sekolah tersebut mulai berlangsung tepat pukul 08.00 WIB.

Cegah Pelanggaran Sejak Dini

Interaksi aktif mewarnai jalannya diskusi, mencerminkan antusiasme tinggi dari para siswa dalam memahami mekanisme pengawasan pemilu di tingkat lokal.

Wawan Eko Mujito dalam paparannya menggarisbawahi bahwa peran siswa melampaui sekadar mencoblos di bilik suara.

Menurut Wawan, keterlibatan aktif dalam mengidentifikasi potensi kecurangan menjadi kunci utama menjaga kualitas kontestasi politik di tanah air.

“Pentingnya peran siswa sebagai pemilih pemula untuk tidak hanya sekadar memberikan suara, tetapi juga turut serta mengawasi jalannya proses demokrasi guna mencegah terjadinya pelanggaran,” tegas Wawan

Pos terkait