TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten Purbalingga kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Kabupaten Purbalingga sukses meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.
Capaian ini menandai keberhasilan daerah tersebut memperoleh predikat serupa sebanyak sepuluh kali secara beruntun.
Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan kepada Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, di Kota Semarang, Kamis 11 Juni 2026
Ahmad Luthfi menyebutkan bahwa 32 dari 35 kabupaten atau kota di Jawa Tengah sukses meraih opini WTP tahun ini.
Pemeriksaan ini berdasarkan pada standar pemeriksaan keuangan negara dengan empat aspek penilaian utama
Yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah, efektivitas pengendalian internal, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
“Serta kecukupan pengungkapan dalam catatan laporan keuangan,” jelasnya.
Meski meraih opini WTP, BPK masih menemukan beberapa permasalahan umum.
Seperti pendataan potensi pajak, pengelolaan aset tetap, serta pengadaan barang dan jasa yang belum tertib.
BPK mendorong pemerintah daerah segera menindaklanjuti rekomendasi dalam laporan tersebut.
“Kami berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan. Persentase tindak lanjut yang saat ini mencapai 94,24 persen perlu terus peneingkatan. Sehingga penggunaan APBD semakin efektif dan efisien,” ujarnya.
Menanggapi hasil tersebut, Bupati Fahmi Muhammad Hanif mengungkapkan rasa syukur atas kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah.
“Ini merupakan bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam menjalankan pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel,” ungkap Bupati Fahmi.
Bupati menegaskan bahwa capaian ini tidak membuat pihaknya berpuas diri.
Prestasi tersebut justru memacu semangat pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami berharap hasil yang baik ini semakin mendorong Kabupaten Purbalingga untuk terus berbenah dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

Bagi saya yang juga seorang ibu rumah tangga, menulis dapat dijadikan media terapi. Berbagi cerita, mengungkapkan emosi, meredakan stres, dan melepaskan kebosanan.
Baca update artikel lainnya di Google News

















