TABLOIDELEMEN.com – Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama Polres Purbalingga memperkuat kesiapan pelayanan pengamanan humanis guna menjaga stabilitas keamanan daerah.
Langkah ini menjadi faktor krusial dalam menjamin keberlangsungan pembangunan serta pertumbuhan ekonomi nasional.
Wakapolres Purbalingga, Kompol Agus Amjat Purnomo, menjelaskan bahwa simulasi berbagai satuan bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan profesional dan responsif.
Polres Purbalingga tetap mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi setiap potensi gangguan di lapangan.
Kegiatan Tactical Floor Game (TFG) berlangsung serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari kesiapan menghadapi berbagai kerawanan.
Metode ini berfungsi memetakan kekuatan serta strategi pengamanan secara komprehensif.
“TFG ini untuk mengantisipasi berbagai tantangan mulai dari ancaman terorisme sampai dengan kerusuhan massa, sekaligus menguji kesiapan rencana pengamanan di lapangan,” jelas Kompol Agus Amjat di Pendopo Dipokusumo, Selasa 21 April 2026.
Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis guna menyamakan persepsi serta meningkatkan koordinasi antarinstansi.
Fokus utama kepolisian mencakup pemantauan dinamika masyarakat agar seluruh aktivitas warga berjalan lancar.
Antisipasi Gejolak Sosial dan Pelayanan Prima
Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, mengapresiasi penyelenggaraan TFG sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Upaya tersebut mencerminkan wujud pelayanan pengamanan prima kepada warga.
“Kegiatan ini sebagai bentuk antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi gangguan kamtibmas, sekaligus wujud pelayanan pengamanan kepada masyarakat,” kata Wabup.
Kenaikan harga bahan bakar minyak akibat kondisi geopolitik global memang berpotensi memicu gejolak sosial serta aksi massa.
Namun, pemerintah memandang setiap aspirasi warga sebagai bagian demokrasi yang perlu mendapat fasilitas secara baik.
“Sebagai penyelenggara pelayanan publik, kita wajib memastikan setiap aktivitas. Termasuk peringatan hari buruh, dapat berjalan lancar,” tambahnya.
Wabup menekankan pentingnya pendekatan humanis karena era keterbukaan informasi menuntut tindakan bijak dari setiap aparat.
Pihaknya berharap pelayanan pengamanan tetap kondusif tanpa memicu kesalahpahaman.
“Kami titip kepada Polres, dalam pelayanan pengamanan ini mengedepankan sisi humanis agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















