TABLOIDELEMEN.com – Isu rasionalisasi tenaga PPPK mencuat seiring tekanan efisiensi anggaran daerah.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran ribuan tenaga kerja terhadap kepastian status mereka.
Merespons hal ini, sebanyak 12 perwakilan Forum ASN PPPK Kabupaten Purbalingga menyampaikan aspirasi kepada DPRD, Selasa 21 April 2026. Audiensi berlangsung hangat di ruang kepanitiaan gedung dewan.
Ketua DPRD Purbalingga, HR Bambang Irawan, secara tegas menolak wacana pemecatan tersebut.
Ia meminta Pemkab mencari solusi lain guna menyeimbangkan postur anggaran tanpa mengorbankan nasib pegawai.
“Kami berkomitmen untuk tetap berpihak kepada tenaga PPPK. Mereka adalah bagian penting dalam pelayanan publik di Purbalingga,” tegasnya.
Menurut Bambang, tenaga PPPK memiliki peran vital bagi masyarakat.
Oleh karena itu, kebijakan efisiensi tidak boleh menempuh langkah instan berupa pengurangan pegawai.
Ia menekankan bahwa persoalan rasio belanja pegawai dalam APBD harus selesai melalui peningkatan pendapatan daerah.
Optimalisasi PAD menjadi langkah strategis yang lebih berkelanjutan.
Sektor-sektor seperti penertiban retribusi parkir tepi jalan, peningkatan kinerja Perumda termasuk PDAM, hingga pengembangan sektor pariwisata memiliki potensi besar untuk tumbuh.
Dalam audiensi tersebut, perwakilan PPPK menyampaikan kegelisahan mendalam.
Mereka berharap ada kepastian kebijakan dari pemerintah daerah.
Susanti, perwakilan Forum ASN PPPK, mengaku lega atas sikap tegas legislatif.
Pernyataan pimpinan dewan memberi harapan baru bagi keberlangsungan kerja mereka.
Melalui dukungan ini, para tenaga PPPK berharap Pemerintah Kabupaten Purbalingga fokus pada penggalian potensi pendapatan daripada memangkas jumlah sumber daya manusia yang ada.
“Ini sangat melegakan bagi kami semua. Kami sangat berbesar hati karena Ketua DPRD secara tegas menolak wacana pemecatan tenaga PPPK di Kabupaten Purbalingga,” katanya.

Satu di antara cara untuk mendapatkan hasil menulis yang maksimal adalah dengan melihatnya sebagai sebuah petualangan.
Hanya dengan berpetualangan, saya mengetahui dan menemukan keberagaman materi tulisan.
Baca update artikel lainnya di Google Berita
















