Pepadi Purbalingga Ajak Masyarakat Prioritaskan Undang Dalang Lokal

Ketua Persatuan Dalang Indonesia (Pepadi) Kabupaten Purbalingga, H Baryono SH
Ketua Persatuan Dalang Indonesia (Pepadi) Kabupaten Purbalingga, H Baryono SH

TABLOIDELEMEN.com – Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Purbalingga mengajak warga setempat untuk lebih mengutamakan seniman lokal dalam berbagai acara.

Upaya tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan para dalang asli daerah sekaligus memutar roda ekonomi di wilayah Purbalingga.

Ketua Pepadi Purbalingga, Baryono, menyatakan bahwa kemampuan dalang Purbalingga sebenarnya setara dengan seniman dari wilayah sekitar seperti Cilacap, Banyumas, Kebumen, maupun Banjarnegara.

Hanya saja, banyak dalang lokal kurang dikenal masyarakat luas.

“Itu dalang yang pintar tidak kalah untuk Purbalingga. Hanya saja kurang kondang tidak ada yang memesan. karena ya faktor nasib. Jadi orang pintar kan kalah sama orang begja (beruntung). Jadi saya kira seperti itu,” kata Baryono, Kamis 21 Mei 2026

Bacaan Lainnya
Milo

Baryono mendorong pemerintah kabupaten, camat, hingga kepala desa untuk memberikan kesempatan lebih besar kepada dalang lokal dalam berbagai kegiatan, termasuk acara ruwat bumi.

Menurutnya, hal tersebut mampu membantu pengentasan kemiskinan seniman lokal ketimbang memberikan penghasilan kepada pihak luar.

Meski demikian, Baryono tidak melarang penggunaan jasa seniman luar daerah.

“Saya tidak melarang, karena harus saya akui bahwa dalang-dalang Purbalingga mungkin kurang kondang (terkenal),” tegas Baryono.

Ia mengakui bahwa popularitas seniman lokal masih perlu peningkatan

Oleh sebab itu, ia meminta para seniman lokal untuk melakukan introspeksi diri terkait kualitas kolaborasi antara dalang, sinden, serta penabuh gamelan.

Prioritaskan Undang Dalang Lokal

Ia berharap upaya tersebut mampu memicu perputaran ekonomi yang lebih baik bagi pelaku seni di Purbalingga.

Baryono menegaskan bahwa niat tersebut bukanlah bentuk primordialisme sempit.

Melainkan upaya memberikan harapan bagi seniman lokal untuk mendapatkan panggung, terutama saat momen bulan Syura atau Muharam.

Selain itu, untuk memastikan regenerasi seniman berjalan lancar, Pepadi juga berencana menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud).

Pepadi siap menyediakan tenaga pengajar untuk sekolah-sekolah yang memiliki perangkat gamelan namun kekurangan guru karawitan.

Harapannya program ini mampu menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni pedalangan sejak dini serta menjaga kelestarian budaya Jawa di Kabupaten Purbalingga.

Baryono berencana menemui jajaran Pemerintah Kabupaten Purbalingga segera setelah agenda pelantikan pengurus baru selesai.

“Insyaallah nanti, setelah pelantikan, saya akan audiensi dengan Dindikbud, syukur dengan Bupati dan Wakil Bupati meminta izin dulu,” pungkasnya.

 

 

 

 

Pos terkait

Milo