Siswa SD Negeri 1 Panican Juarai Pantomim FLS2N Purbalingga

Adhyasta Hanindhito dan Aura Latifa Adzkia dari SD Negeri 1 Panican, Kecamatan Kemangkon, mencetak prestasi gemilang dalam Festival Lomba Seni serta Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Purbalingga.
Adhyasta Hanindhito dan Aura Latifa Adzkia dari SD Negeri 1 Panican, Kecamatan Kemangkon, mencetak prestasi gemilang dalam Festival Lomba Seni serta Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Purbalingga.

TABLOIDELEMEN.com – Adhyasta Hanindhito dan Aura Latifa Adzkia dari SD Negeri 1 Panican, Kecamatan Kemangkon, mencetak prestasi gemilang.

Mereka sukses keluar sebagai Juara cabang lomba pantomim ajang Festival Lomba Seni serta Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Purbalingga.

Pendamping tim sekaligus Pendiri Sanggar Seni Kadipaten Pantomim, Dwi Pebriantoro alias Ucil, menceritakan proses kemenangan anak asuhnya.

Ia membagikan kisah tersebut saat acara berlangsung pada SD Kristen Bina Harapan Purbalingga, Sabtu 9 Mei 2026

Menurut Ucil, muridnya semula hanya meraih posisi dua tingkat kecamatan.

Bacaan Lainnya
Milo

“Tetapi karena juara 1-nya ada salah satu syarat yang belum terpenuhi, akhirnya murid saya yang melaju ke tingkat kabupaten,” katanya, Kamis 21 Mei 2026.

Menyambung cerita tersebut, Ucil menyoroti pandangan awam masyarakat terhadap seni pantomim. Padahal, kompetisi ini rutin bergulir sejak tahun 2013.

Ia menegaskan efek positif pantomim bagi perkembangan anak usia sekolah dasar.

Anak-anak sanggup bercerita menggunakan gerakan tubuh beserta ekspresi wajah, serta mengasah imajinasi tanpa properti tambahan.

Aktivitas ini terbukti memicu kreativitas sekaligus meningkatkan kesehatan mental lewat visualisasi ide baru.

Tahun ini, Sanggar Seni Kadipaten Pantomim berhasil mengawal lima perwakilan kecamatan.

Hasilnya sangat memuaskan, meliputi Kecamatan Kemangkon sebagai Juara 1, lalu Kecamatan Bobotsari meraih Juara 2.

Menyusul kemudian Kecamatan Kaligondang membawa pulang predikat Harapan 2, serta Kecamatan Purbalingga Kota menempati posisi Harapan 3.

“Kami sangat berharap seni pantomim lekas mendapat sorotan luas agar makin familier bagi masyarakat,” katanya.

 

 

Pos terkait

Milo