BGN Ajak Masyarakat Pantau Lapangan dan Kawal Kualitas Makan Bergizi Gratis

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang

Kebebasan Sekolah dalam Menentukan

Aspek menarik lainnya dalam kebijakan ini adalah fleksibilitas bagi institusi pendidikan.

BGN memberikan kebebasan penuh kepada pihak sekolah untuk menentukan sikap terhadap program ini.

Sekolah memiliki hak untuk menolak keikutsertaan apabila merasa belum siap atau memiliki pertimbangan internal tertentu tanpa harus mengkhawatirkan adanya sanksi atau daftar hitam.

“Boleh. Bahkan tidak menerima pun boleh. BGN tidak pernah memaksa sekolah untuk menerima. Menolak pun enggak masalah,” tegasnya.

Prosedur penolakan cukup melalui penyampaian surat pernyataan resmi kepada pihak BGN sebagai dasar administrasi.

Bacaan Lainnya
Kartini 21 April 2026

Nanik menekankan bahwa masih banyak institusi lain yang masuk dalam daftar tunggu untuk mendapatkan manfaat dari intervensi gizi ini.

“Yang penting buat surat pernyataan, ‘Kami menolak program MBG’. Enggak masalah. Kan masih banyak nih yang ngantre (untuk menerima MBG),” ucapnya.

Melalui sinergi antara pemerintah dan kontrol masyarakat, Program MBG bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui asupan gizi seimbang.

“Langkah transparan ini harapannya mampu memastikan setiap rupiah anggaran negara bertransformasi menjadi gizi berkualitas bagi pertumbuhan fisik dan kognitif generasi mendatang,” pungkasnya.

Pos terkait

Kartini 21 April 2026