Aliansi BEM Banjarnegara Gelar Mimbar Bebas Sampaikan Tuntutan

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banjarnegara melaksanakan aksi mimbar bebas depan Kantor Bupati Banjarnegara, Sabtu 20 Juni 2026.
Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banjarnegara melaksanakan aksi mimbar bebas depan Kantor Bupati Banjarnegara, Sabtu 20 Juni 2026.

TABLOIDELEMEN.com – Puluhan mahasiswa tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banjarnegara melaksanakan aksi mimbar bebas depan Kantor Bupati Banjarnegara, Sabtu 20 Juni 2026.

Kegiatan berlangsung pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB dengan agenda orasi serta penyampaian sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat maupun daerah.

Pengamanan ketat oleh personel Polres Banjarnegara memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Koordinator lapangan aksi, Alfat, menyatakan bahwa mimbar bebas menjadi sarana penyampaian aspirasi atas berbagai persoalan yang membebani masyarakat.

“Banjarnegara bukan kabupaten yang adem ayem. Ternyata banyak masalah bagi rakyat Banjarnegara. Karena itu kami hadir untuk menyuarakan aspirasi masyarakat,” ujar Alfat.

Bacaan Lainnya
81 Tahun RI

Mahasiswa menyampaikan enam tuntutan kepada pemerintah pusat

Yakni, antara lain efisiensi anggaran negara, stabilisasi harga kebutuhan pokok serta BBM, dan perbaikan sistem Program Makan Bergizi Gratis maupun Koperasi Desa Merah Putih.

Aliansi BEM juga menolak praktik militerisme, menuntut penegakan supremasi sipil, serta mendesak reformasi Kepolisian Republik Indonesia sekaligus penolakan revisi Undang-Undang Polri.

Pada poin terakhir, mahasiswa mendesak perbaikan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atau menuntut keduanya mundur dari jabatan.

Selain isu nasional, Aliansi BEM Banjarnegara menyoroti kerusakan lingkungan kawasan hutan Gunung Rogojembangan.

Mahasiswa menuntut penghentian aktivitas perusakan hutan.

Serta mendesak Perhutani dan pemerintah segera mengambil langkah konkret demi memulihkan ekosistem tersebut.

Setelah seluruh tuntutan tersampaikan, massa mahasiswa membubarkan diri dengan pengawalan aparat kepolisian. Aksi berakhir damai tanpa kendala berarti.

 

 

 

Pos terkait

Milo