Peran Vital Akurasi DTSEN
Kehadiran data presisi menjadi fondasi utama dalam menjamin keadilan sosial seluruh warga negara.
Esti mengungkap contoh nyata ketidakakuratan data pada kasus Pak Timbul, seorang pengemudi becak di Kulon Progo yang masuk kategori desil 9.
“Kesalahan status ekonomi tersebut sempat menyulitkan anak Pak Timbul memperoleh bantuan pendidikan untuk kuliah,” katanya.
Kejadian ini membuktikan pentingnya pemutakhiran data secara berkala serta penyediaan saluran sanggah yang fleksibel.
BPS Kulon Progo perlu melakukan pemutakhiran data secara cepat dan responsif, sehingga kasus-kasus yang terjadi di lapangan bisa kita antisipasi dengan baik.
“Kasihan kalau harus menunggu sampai tiga bulan untuk sanggah. Padahal mereka butuh beras, apalagi yang mau kuliah. Kampusnya sudah mau tutup,” kata Esti.
Sistem pendataan yang cepat serta responsif sanggup melindungi hak rakyat miskin dalam memperoleh layanan pendidikan serta kesejahteraan secara adil.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita



















