TABLOIDELEMEN.COM – Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani mendorong penguatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mengawal transparansi penggunaan dana desa.
Ia menyampaikan arahan tersebut saat menerima audiensi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dan Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat Indonesia (ASLINMAS) Purbalingga di Pendapa Cahyana, Selasa 27 Oktober 2026.
Pada kesempatan itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara BPD dan kepala desa.
BPD memegang peran strategis dalam menjalankan fungsi pengawasan serta menyalurkan aspirasi masyarakat secara konstruktif demi mendukung pembangunan desa.
“Bersinergilah dengan niat membangun bersama-sama. Dengan begitu, penggunaan dana desa bisa lebih optimal dan pembangunan di desa dapat diawasi secara transparan serta sesuai prosedur,” katanya
Selain pengawasan tata kelola pemerintahan desa, ia mengajak personel Linmas meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga ketenteraman lingkungan.
Personel Linmas wajib memperkuat kolaborasi bersama TNI, Polri, dan pemerintah desa melalui tindakan preventif seperti aktif menggiatkan pos ronda.
Menurutnya, Linmas harus hadir di tengah masyarakat sebagai sosok pelindung dan pengayom yang siap mendengarkan keluhan warga.
Terutama, kondusivitas wilayah sangat penting menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades).
Linmas memiliki kewajiban menjaga netralitas demi menjamin kelancaran seluruh tahapan pemilihan tersebut.
“Harapannya, teman-teman Linmas aktif di pos ronda sehingga bisa mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya
Kolaborasi ABPEDNAS dan ASLINMAS Kawal Pembangunan Desa Purbalingga
Sejalan dengan arahan pemerintah daerah, Kepala Kejaksaan Negeri Purbalingga Taruli Phalti Patuan mendorong kerja sama lintas lembaga untuk memajukan daerah. Pihak kejaksaan siap bersinergi mengawal berbagai program pembangunan tingkat desa.
Ketua DPC ABPEDNAS Purbalingga, Dedi Priyantoro menjelaskan, bahwa lembaganya menaungi 1.524 anggota BPD di seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga.
ABPEDNAS sedang menyiapkan agenda kemitraan strategis bersama Kejaksaan Negeri Purbalingga.
“Yakni, antara lain Jaga Desa, Jaga Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Jaga Indonesia Pintar, dan Rumah Restorative Justice,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC ASLINMAS Purbalingga Raditya Widayaka mengungkapkan bahwa keanggotaan Linmas saat ini masih minim.
Dari total kebutuhan ideal sekitar 3.500 personel, organisasi baru mencatat 170 anggota terdaftar akibat kendala sistem pendaftaran daring.
Mengenai persiapan pengamanan pilkades, Raditya menginstruksikan seluruh jajaran Linmas agar memegang teguh komitmen keterbukaan dan sikap tidak memihak.
“Personel Linmas harus netral. Meski memiliki hak pilih, mereka tetap harus menjaga keamanan dan tidak memihak kepada calon mana pun,” tegasnya.
Menanggapi aspirasi kedua organisasi tersebut, Sekretaris Daerah Purbalingga Herni Sulasti menyatakan bahwa pemerintah daerah mendukung penguatan peran ABPEDNAS dan ASLINMAS.
“Dukungan tersebut mencakup penyediaan payung kebijakan serta regulasi yang sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah,” katanya.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita























