Bapas Purwokerto Perkuat Reintegrasi Sosial Lewat KELAYAN BINTER

Bapas Purwokerto dan Pemkab Purbalingga memperkuat reintegrasi sosial klien pemasyarakatan melalui program KELAYAN BINTER untuk mengurangi tingkat kriminalitas.
Bapas Purwokerto dan Pemkab Purbalingga memperkuat reintegrasi sosial klien pemasyarakatan melalui program KELAYAN BINTER untuk mengurangi tingkat kriminalitas.

TABLOIDELEMEN.COM – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto bersama Pemerintah Kabupaten Purbalingga membangun kerja sama strategis.

Keduanya memperkuat pembinaan dan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan lewat program Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi.

Program ini memperluas akses pendampingan, pelatihan keterampilan, serta kesempatan kerja agar klien pemasyarakatan kembali produktif.

Bacaan Lainnya

Kepala Bapas Kelas II Purwokerto Unggul Sumekto mengharapkan pengukuhan program tersebut memperkuat pemahaman pihak terkait.

“Kegiatan ini menjadi momentum meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum,” katanya di D’Pari Resto.

Pengembangan program mencakup Desa Makam Kecamatan Rembang dan Desa Karangjambe Kecamatan Padamara.

“Wilayah sasaran program juga meliputi Desa Bobotsari Kecamatan Bobotsari serta Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja,” katanya.

Sinergi Lintas Sektor untuk Pembinaan Warga

Pengukuhan program terlaksana melalui rangkaian diskusi kelompok terpumpun.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Suroto mewakili Bupati Purbalingga dalam acara tersebut.

Pejabat daerah menegaskan proses mengembalikan pelanggar hukum agar diterima kembali memerlukan kepedulian bersama.

Program KELAYAN BINTER menjadi langkah strategis memperkuat kerja sama lintas sektor.

Pemerintah memberikan pembimbingan kepribadian dan kemandirian bagi klien pemasyarakatan.

Suroto mendorong seluruh instansi memetakan peluang kolaborasi usaha mikro kecil menengah.

Yakni dengan menyediakan pelatihan kerja dan pendampingan psikososial.

Harapan Penurunan Tingkat Kriminalitas Daerah

Berbagai pihak berharap program ini mengurangi risiko pengulangan tindak pidana di masyarakat.

Keberhasilan reintegrasi sosial berkontribusi langsung pada penurunan tingkat kriminalitas wilayah.

“Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat Purbalingga semakin kondusif berkat dukungan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Pos terkait