TABLOIDELEMEN.COM – Meskipun bukan merupakan amalan wajib dalam syariat Islam, masyarakat merawat kebiasaan menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah yang mengandung nilai optimisme dan sarana muhasabah.
Umat Muslim biasa meminum susu putih pada malam tahun baru Hijriah sebagai simbol kesucian, kebersihan hati, serta semangat membuka lembaran kehidupan yang lebih baik.
Menilik sejarahnya, ulama terkemuka keturunan Rasulullah SAW, Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki, memperkenalkan kebiasaan baik ini.
Rasulullah mengajak umat untuk mengawali tahun baru dengan sesuatu yang putih dan bersih.
Mengikuti anjuran tersebut, masyarakat berharap dapat memulai tahun dengan semangat baru, meninggalkan kesalahan masa lalu, serta meraih keberkahan di masa mendatang.
Selaras dengan tradisi tersebut, umat Muslim juga melafalkan doa khusus sebelum meminum susu putih.
Doa ini menjadi bentuk permohonan agar Allah SWT melimpahkan berkah sepanjang tahun. Berikut adalah lafal doa yang bersumber dari ajaran para ulama:
اللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ وَزِدْنَا مِنْهُ
Allahumma baarik lanaa fiihi wazidnaa minhu.
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di dalam air susu ini dan tambahlah keberkahan kami darinya.”
Melalui untaian doa tersebut, kaum Muslim menaruh harapan besar akan hadirnya kebaikan.
Selain meminta keberkahan dari seteguk susu, hamba juga memohon agar Allah SWT menambahkan kemudahan, kelancaran rezeki, serta keberuntungan dalam menjalani seluruh aktivitas pada tahun Hijriah yang baru.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita


















