TABLOIDELEMEN.COM – Susu menempati posisi istimewa dalam ajaran Islam karena menyimpan berbagai keutamaan spiritual dan kesehatan.
Selain kaya nutrisi seperti protein, kalsium, serta vitamin untuk menjaga kekebalan tubuh, minuman ini merupakan konsumsi favorit Rasulullah SAW semasa hidup beliau.
Keistimewaan susu tercatat secara jelas dalam peristiwa agung Isra Mikraj.
Saat itu, Malaikat Jibril menawarkan dua pilihan minuman kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu susu dan khamar.
Rasulullah SAW kemudian memilih susu, yang para ulama maknai sebagai lambang fitrah manusia, kesucian jiwa, serta petunjuk lurus dari Allah SWT.
Berlandaskan makna filosofis tersebut, sebagian umat Muslim melestarikan tradisi meminum susu putih pada malam 1 Muharram.
Masyarakat menyambut Tahun Baru Islam lewat kegiatan ini sebagai simbol optimisme, pembersihan hati, sekaligus sarana muhasabah demi memulai lembaran hidup yang lebih baik.
Umat Muslim juga kerap menyertai momentum tersebut dengan pembacaan doa khusus guna memohon kelancaran dan keberkahan sepanjang tahun ke depan.
Walaupun syariat Islam tidak mewajibkan amalan ini, tradisi tersebut tetap bertahan sebagai ekspresi budaya yang sarat akan nilai positif.
Melalui perpaduan antara aspek kesehatan fisik dan nilai spiritual, mengonsumsi susu pada awal tahun Hijriah menjadi pengingat bagi umat untuk senantiasa menjaga kesucian diri serta mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita


















