Sinergi Polres Pemalang dan Kampus Cegah Kenakalan Remaja
Pelaksanaan program Polidik tidak sebatas kunjungan formalitas semata, melainkan menyasar penguatan sistem koordinasi teknis penanganan masalah remaja.
Petugas lapangan rutin menggelar diskusi interaktif bersama jajaran guru dan dosen pengampu guna memetakan potensi gangguan keamanan di sekitar lingkungan belajar.
Kapolres AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, pola pendekatan humanis menjadi senjata utama Polres Pemalang untuk meruntuhkan sekat kecanggangan antara aparat penegak hukum dan mahasiswa.
“Kami terbuka, kepolisian hadir membawa solusi konkret atas berbagai persoalan sosial yang menimpa pelajar di daerah,” tegasnya.
Ia menegaskan Polisi tidak sekadar bertindak saat penegakan hukum.
Namun juga mengambil peran aktif dalam mengedukasi serta membimbing generasi muda agar selalu menaati aturan hukum.
Kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat tumbuh lebih cepat melalui edukasi yang tepat sasaran.
“Dengan adanya koordinasi dan komunikasi yang telah terjalin, harapan kami Polres Pemalang dapat membangun kedekatan dengan pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Pemalang, melalui pendekatan humanis dan edukatif,” ujarnya.

Meletakkan literasi digital menjadi urgensi, sebagai upaya transformasi untuk menghasilkan talenta digital dan menjadi rujukan informasi yang ramah anak, aman tanpa konten negatif.
Baca update artikel lainnya di Google News




















