TABLOIDELEMEN.com – Stadion Goentoer Darjono menjadi saksi bisu kekalahan tipis Persibangga Purbalingga saat menjamu Persikotas Tasikmalaya pada Minggu, 29 Maret 2026.
Meski menguasai jalannya pertandingan, tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman tersebut harus mengakui keunggulan tamu dengan skor akhir 1-2.
Laga persahabatan ini menjadi tolok ukur penting bagi manajemen sebelum terjun ke babak 64 besar Liga 4 Nasional.
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit pertama berbunyi.
Tim tamu mengejutkan publik tuan rumah melalui gol cepat Jujun Junaedi pada menit kedelapan.
Persibangga merespons tekanan tersebut dengan meningkatkan intensitas serangan.
Hasilnya, pemain anyar Muhammad Ubaid sukses menyamakan kedudukan melalui titik putih pada menit ke-12.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum, sebelum akhirnya Persikotas mengunci kemenangan lewat gol tambahan di babak kedua.
Manajer Persibangga, Uut Triyas Yanuar, menyebut laga ini merupakan langkah awal dalam persiapan menuju kompetisi kasta keempat tersebut.
Ia menyoroti kondisi fisik dan koordinasi pemain yang belum mencapai level optimal, terutama setelah masa libur Lebaran.
“Pemain yang baru saja kami rekrut masih dalam proses pemusatan latihan. Sehingga kekompakan belum maksimal. Kami optimistis setelah latihan intens, hasil yang lebih baik akan datang,” ungkapnya.
Uut menambahkan bahwa manajemen akan memantau ketat perkembangan setiap individu.
Ia tetap menaruh kepercayaan tinggi pada kualitas skuad yang ada saat ini.
“Kami percaya dengan kualitas pemain yang ada untuk mengarungi kompetisi Liga 4 nasional,” tandasnya.
Senada dengan manajer, Pelatih Persibangga, Agus Riyanto, menilai tim asuhannya masih memerlukan waktu adaptasi.
Chemistry antar-pemain baru menjadi catatan utama yang memerlukan pembenahan segera.
“Masih ada waktu untuk berbenah agar bisa lebih baik lagi,” tuturnya.
Tim pelatih kini fokus memperbaiki penyelesaian akhir serta organisasi pertahanan guna menghadapi persaingan ketat di putaran nasional mendatang.

Menulis itu tidak selalu dengan paragraf-paragraf yang panjang. Menulislah tentang perasaan kita dan tentang apa yang ada dipikiran kita. Tanpa tersadar, kita sesungguhnya telah menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















