TABLOIDELEMEN.com – Jawa Tengah terus bergerak cepat mematangkan persiapan menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026. Kota Semarang siap menyambut ribuan tamu pada 11–20 September 2026 mendatang.
Ajang bergengsi ini mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an Dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas Yang Berkeadaban”.
Jawa Tengah resmi mengemban amanat sebagai tuan rumah berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 715 Tahun 2025.
Panitia penyelenggara merampungkan berbagai sektor penting.
Pengerjaan venue, penyusunan jadwal jadwal kedatangan kafilah, pendataan kesehatan, hingga sinergi lintas daerah kini memasuki tahap akhir.
Kesiapan Venue untuk Kafilah
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Iwanuddin Iskandar menyampaikan perkembangan terbaru.
Tim panitia mengawal ketat seluruh rangkaian persiapan demi menyajikan pelayanan terbaik bagi para peserta.
Saat ini, terpantau sejak kemarin, secara berkelanjutan melakukan pemantauan di Lapangan Simpang Lima yang akan menjadi venue utama.
“Kami memantau secara langsung berbagai persiapan, yang telah mencapai progress 80%,”katanya usai Pemaparan Kesiapan Tuan Rumah di Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026..
“Pihak ketiga yang telah ditetapkan menjadi penyedia, telah bekerja maksimal sesuai schedule yang ditetapkan,” imbuh Iwanuddin Iskandar.
Panitia menyediakan 12 venue musabaqah yang tersebar di beberapa titik strategis.
Selain Lapangan Simpang Lima, arena lomba mencakup Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo, Auditorium Kanwil Kemenag Jawa Tengah, serta gedung-gedung utama di Universitas Diponegoro.
Data koordinasi Liaison Officer (LO) mencatat 2.833 kafilah dan official dari 38 provinsi akan hadir.
Kehadiran pendamping dan rombongan pendukung diprediksi mendongkrak total partisipan hingga menembus 7.000 orang.
“Kami telah siap menanti Bapak/ Ibu, karena LO-LO kami, para kepala OPD-OPD kami, kepala badan, bahkan sampai ke tingkat bawah-pun akan kami libatkan. Supaya tamu-tamu mulia yang berasal dari berbagai provinsi se – Indonesia terlayani,” tutur Iwanuddin Iskandar.
Siapkan Pelayanan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerjunkan 190 ASN dari 38 perangkat daerah sebagai LO.
Petugas siap megarahkan dan mendampingi kontingen sejak penjemputan awal hingga proses kepulangan.
Dukungan mobilitas mengandalkan armada 15 bus besar, lima truk box, 63 unit Toyota Hiace, serta 76 unit Innova Reborn.
Seluruh armada siap melayani kebutuhan peserta, dewan hakim, panitera, dan tim panitia.
Layanan medis siap beroperasi penuh 24 jam di lokasi registrasi, venue perlombaan, area pameran, hingga tempat penginapan.
Panitia menyiagakan lima rumah sakit rujukan utama, yaitu RSUP Dr. Kariadi, RS Nasional Diponegoro, dan RS KRMT Wongsonegoro.
Serta, SMC RS Telogorejo, dan RSUD Dr. Adhyatma, MPH Tugurejo.
Kemeriahan MTQ Nasional XXXI semakin lengkap lewat agenda pendukung. Pameran di kawasan eks EPlaza menghadirkan 150 booth UMKM dan instansi.
Rangkaian acara turut menampilkan Pawai Ta’aruf pada 12 September 2026, Seminar Internasional Moderasi Beragama di UNNES, Tradisi Dugderan, Festival Rebana, Festival Kaligrafi, hingga bursa kerja.
“Kepada seluruh peserta, kepada seluruh provinsi se-Indonesia, kami melayani dengan sepenuh hati,” katanya.
“Kami juga memohon kepada pemerintah pusat untuk memberikan kontribusi yang terbaik pada MTQ Nasional XXXI, sehingga Jateng yang menjadi tuan rumah akan selalu di hati para peserta,” imbuh Iwanuddin Iskandar.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menginstruksikan agar ajang ini memicu geliat ekonomi lokal.
Sektor pariwisata ramah Muslim dan UMKM siap menyambut para pengunjung.
“Harapannya masyarakat ini bisa mengunjunginya, para kafilah bisa di sana, bisa ada city tour untuk mempromosikan pariwisata-pariwisata kita,” kata Taj Yasin.

Awali dengan kepedulian, niscaya akan menjadi gagasan dalam menulis.
Baca update artikel lainnya di Google Berita






















