Jadwal Rute Tarif Operasional Trans Banyumas Beroperasi Kembali
Pemerintah daerah menolak tegas opsi pengurangan jam layanan operasional sebagai cara pemangkasan beban anggaran operasional.
Pemkab Banyumas memilih opsi efisiensi lain seperti mengoptimalkan potensi pendapatan iklan armada serta merencanakan penyesuaian tarif secara terukur tanpa membebani warga.
“Saya tidak setuju kalau misal ada usulan pengurangan jam operasional. Nanti kita siasati dengan cara lain,” kata Sadewo Tri Lastiono.
“Contoh naikkan tarif, tapi tetap ada subsidi. Tapi layanan tetap baik. Kemudian iklan di bus,” jelas Sadewo Tri Lastiono.
Langkah strategis pembiayaan armada akan bertransformasi secara mandiri menggunakan APBD secara penuh pada tahun mendatang.
Sikap tegas pemerintah daerah ini menjaga keberlanjutan moda transportasi perkotaan di Banyumas tetap aman melayani penumpang.
“Tahun depan kita full APBD. Saya sudah bilang ke Kementerian Perhubungan. Silakan lainnya pada berhenti, nggak apa-apa. Saya lanjut terus,” tegasnya
“Kalau ada yang mau jual bus murah, nanti kami beli. Maksudnya teman-teman yang akan membeli. Ini potensinya bagus kok,” kata Sadewo.
Keamanan pendanaan telah siap menjamin operasional kendaraan penumpang umum ini hingga penutupan tahun anggaran berjalan.
Pemerintah daerah terus merancang formulasi pembiayaan terbaik agar kualitas pelayanan armada tetap prima sepanjang tahun.
“Anggarannya ini kita pastikan sudah aman sampai akhir tahun. Ini masih bulan September. Nanti kita pikirkan lagi, gampang untuk anggarannya yang tahun depan,” kata Sadewo Tri Lastiono.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita


















