Lima Kuliner Khas Pekalongan Manjakan Lidah Para Pelancong

Pindang tetel khas Pekalongan
Pindang tetel khas Pekalongan

TABLOIDELEMEN.com – Bagi Anda yang hanya melintas atau sedang berkunjung ke Kota Batik perlu mencicipi kekayaan rasa lokal yang melegenda.

Wilayah pesisir ini menawarkan variasi santapan dengan bumbu rempah autentik yang memikat selera setiap pengunjung.

Kelezatan Nasi Megono yang Gurih Segar

Menu utama yang wajib pengunjung coba ialah Nasi Megono.

Hidangan ini menyajikan nasi hangat dengan cacahan nangka muda yang berpadu parutan kelapa berbumbu kencur serta cabai.

Aroma kecombrang yang kuat memberikan sensasi segar yang sangat unik.

Bacaan Lainnya
Milo

“Campuran bunga kecombrang membuat nasi megono memiliki wangi khas serta rasa yang menggugah selera,” ungkap Andi Hoho seorang penjual nasi megono di Kuripan Yosorejo

Kesegaran Tauto dengan Kuah Tauco

Wisatawan juga gemar mencari Tauto sebagai menu makan siang favorit.

Kuliner sejenis soto ini menggunakan bumbu tauco yang memberikan rasa asam manis serta aroma yang tajam.

Isian berupa soun, potongan daging sapi, serta seledri membuat santapan ini terasa sangat lengkap. Siraman kuah panas berwarna kecokelatan menciptakan kehangatan bagi tubuh.

Keunikan Pindang Tetel yang Kaya Rempah

Pindang Tetel menawarkan rasa gurih yang berasal dari buah kluwek sebagai bumbu utama.

Meski bernama pindang, hidangan ini justru menggunakan potongan daging sapi serta tetelan yang sangat empuk.

Penjual biasanya menyajikan masakan ini bersama kerupuk penggunaan pasir yang berwarna-warni.

Tekstur kerupuk yang renyah berpadu sempurna dengan kuah hitam yang kental.

Kenikmatan Garang Asem yang Pedas Asam

Camilan berat satu ini menjadi buruan utama bagi pecinta rasa pedas.

Garang Asem Pekalongan menyajikan potongan daging sapi dalam kuah bening yang segar berkat irisan tomat hijau serta cabai rawit utuh.

Proses memasak yang cukup lama membuat sari daging keluar sehingga menciptakan rasa kaldu yang sangat murni tanpa santan.

Manis Legit Kue Lupis Raksasa

Sebagai penutup, Kue Lupis menawarkan rasa manis yang memanjakan lidah.

Berbeda dari daerah lain, Pekalongan memiliki tradisi membuat lupis berukuran raksasa saat perayaan syawalan.

Tekstur ketan yang kenyal serta siraman gula jawa cair menciptakan harmoni rasa yang sempurna.

Kelima kuliner tersebut mempertegas posisi Pekalongan sebagai destinasi wisata rasa yang menjanjikan.

Setiap sajian membawa cerita budaya bagi setiap pengunjung yang datang.

 

 

 

Pos terkait

Milo