Bupati Pemalang Minta OPD Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD

Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Perangkat Daerah atas Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2025.
Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Perangkat Daerah atas Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2025.

TABLOIDELEMEN.com – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memberikan arahan tegas dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Perangkat Daerah atas Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Sasana Bakti Praja pada Jumat 22 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Anom menyampaikan apresiasi tinggi kepada DPRD Kabupaten Pemalang atas segala masukan menyangkut LKPJ tersebut.

Seluruh perangkat daerah mengemban tanggung jawab penuh untuk mengeksekusi rekomendasi itu.

“Pertama tentunya kita mengucapkan terima kasih sudah diberikan feedback oleh teman-teman dari dewan. Apapun itu ke depan menjadi tanggung jawab kita untuk menindaklanjuti apa yang sudah direkomendasikan oleh anggota dewan,” ujar Anom.

Bacaan Lainnya
Milo

Ia menekankan agar seluruh ASN menyatukan visi guna mendongkrak kinerja pemerintahan.

Fokus utama tertuju pada optimalisasi APBD serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang saat ini masih minim.

Anom juga mengingatkan kembali budaya kerja SOUL (Speed, Organize, Universal, Linkage).

“Kalau kita tidak punya linkage atau jejaring, akan sulit bagaimana caranya mendapatkan dukungan dan rekomendasi. Karena itu semua OPD harus mampu membangun komunikasi dan kolaborasi,” tambahnya.

Merespons hal tersebut, Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang, Mokhamad Safi’i, menilai rekomendasi dewan sebagai instrumen evaluasi strategis guna meningkatkan mutu pelayanan publik.

Setiap OPD wajib menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) secara transparan dan terukur.

“Rekomendasi ini sifatnya perbaikan, bukan untuk menjelekkan. Kalau persoalan kita pahami Bersama. Maka penyelesaiannya juga bisa dirembug bersama sehingga ke depan akan lebih mudah,” kata Safi’i.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Setda Pemalang, Titik Widyastuti, memaparkan sejumlah catatan krusial. Sorotan dewan mencakup perbaikan tata kelola keuangan, serta urusan pemerintahan.

Pihak legislatif juga menggarisbawahi persoalan pelik seperti tingginya angka kemiskinan, rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingginya SILPA, hingga ketergantungan fiskal yang besar pada pemerintah pusat.

Rapat koordinasi ini berjalan lancar dengan panduan Asisten Administrasi Umum, Bagus Sutopo, selaku moderator.

Hadir pula mendampingi Bupati, yaitu Plh Sekda Pemalang Endro Johan Kusuma serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Tutuko Raharjo.

 

 

Pos terkait

Milo