Bupati Fahmi Teken Pakta Integritas SPMB, Berantas Pungli dan Murid Titipan

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menandatangani Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada momentum Hari Pendidikan Nasional, Sabtu 2 Mei 2026
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menandatangani Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada momentum Hari Pendidikan Nasional, Sabtu 2 Mei 2026

TABLOIDELEMEN.com – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menandatangani Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada momentum Hari Pendidikan Nasional, Sabtu 2 Mei 2026

Bersama jajaran Forkopimda dan kepala OPD, ia menegaskan komitmen penyelenggaraan seleksi siswa yang transparan serta akuntabel.

“Komitmen ini untuk mewujudkan SPMB yang jujur, transparan, objektif, dan bebas KKN,” tegas Fahmi saat memimpin upacara di Alun-alun Purbalingga.

Langkah ini bertujuan menghapus praktik curang dalam dunia pendidikan.

Fahmi meminta seluruh panitia serta orang tua menjamin keabsahan dokumen guna mencegah gratifikasi.

Bacaan Lainnya
Milo

Melalui pakta tersebut, pemerintah daerah berupaya menciptakan keadilan bagi seluruh calon peserta didik.

“Kami berkomitmen memberantas praktik pungutan liar (pungli), anak titipan, serta manipulasi data dalam proses penerimaan siswa,” tambahnya.

Fahmi memandang SPMB sebagai gerbang utama kualitas pendidikan daerah.

Ia memperingatkan sanksi bagi siapa pun yang melanggar aturan tersebut demi menjaga kredibilitas sistem.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi praktik tidak terpuji seperti pungli atau manipulasi kuota.

Pelanggaran terhadap aturan akan ditindak tegas,” kata Fahmi.

Selain urusan administratif, Pemerintah Kabupaten Purbalingga memfokuskan perhatian pada peningkatan sarana digital serta kesejahteraan guru.

Hal ini selaras dengan arahan pemerintah pusat mengenai penguatan kurikulum dan literasi nasional.

Upaya menyeluruh ini menjadi strategi utama Purbalingga dalam menghadapi tantangan global dan era transformasi digital.

“Kita harus memastikan seluruh aspek tersebut berjalan optimal, mulai dari fasilitas, kualitas tenaga pendidik, hingga kesesuaian kurikulum dengan perkembangan zaman,” pungkasnya.

Pos terkait

Milo