Membangun Kesadaran Politik Siswa
Kepala SMK Negeri 1 Kutasari, Sarjono memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Bawaslu ini.
Mengingat sekolahnya menaungi lebih dari 1.300 siswa dari beragam latar belakang kejuruan.
Ia memandang edukasi politik sebagai materi pendamping yang sangat krusial bagi perkembangan karakter anak didik.
Pihaknya juga menyambut baik rencana positif Bawaslu.
Dengan jumlah siswa mencapai lebih dari 1.300 orang, oleh karena itu pihaknya memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan mereka tidak hanya siap secara akademik dan keterampilan.
“Tetapi juga memiliki kesadaran politik sebagai warga negara,” tegas Sarjono.
Ia menambahkan, melalui kemitraan strategis ini, Bawaslu Purbalingga memproyeksikan peningkatan kualitas partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi.
Para siswa kini memegang peran ganda; selain bersiap menjadi pemilih yang rasional.
“Mereka juga mengemban misi sebagai agen pengawasan partisipatif yang mampu mendeteksi potensi pelanggaran di lingkungan sosial mereka masing-masing,” katanya.

Menulis itu tentang mau atau tidak. Saya meyakini hambatan menulis bukan karena tidak bisa menulis, tetapi karena merasa tidak bisa menulis dengan baik
Baca update artikel lainnya di Google Berita

















